Business

ABK KP. Pol XVIII-2005 Imbau Anak-Anak Tidak Bermain Di Sungai Mentaya

SAMPIT - Kapal Polisi XVIII-2005 Ditpolairud Polda Kalteng, melakukan kegiatan Patroli rutin disekitar Bantaran sungai Mentaya dan mendapati anak-anak yang sedang asik bermain bambu rakit. Terkadang mereka pun terjun langsung ke sungai  tanpa memikirkan resiko gigitan binatang buas, seperti buaya yang masih banyak ditemukan di sekitar sungai Mentaya Sampit Kotawaringin Timur, Senin (10/12/2021).

Kegiatan rutin ini, dilalukan oleh Kapal Patroli Polisi XVIII-2005 Ditpolairud Polda Kalteng agar bertujuan untuk mencegah kecelakaan yang terjadi di sungai, melarang masyarakat untuk tidak terlalu sering mandi dan terjun langsung ke sungai terutama memberikan imbau kepada anak-anak  agar tidak bermain bambu rakit karna bahaya dari binatang buas seperti buaya yang sering kali muncul ke permukaan saat warga sedang banyak melakuan aktifitas di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Mentaya,"Tutur Sunardi.

Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol.Pitoyo Agung Yuwono, S.I.K., M.Hum melalui Komandan Kapal Polisi XVIII - 2005 Bripka Sunardi mengatakan pihaknya akan terus melakukan patroli secara rutin di sekitar bantaran sungai guna memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban daerah aliran sungai, kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya untuk menghidari terjadinya kecelakaan di perairan khususnya di DAS Mentaya yang sering di lalui kapal-kapal besar dan bermuatan berat.

Di berikan peringatan keras kepada anak-anak yang membuat rakit selain membahayakan warga yang melintas di sungai Mentaya,rakit bambu juga akan membuat sungai tercemar akibat bambu yang menjadi sampah mengapung dan bisa tertabrak oleh warga yang melintas sehingga membayakan keselamatan orang lain,"Tutup Sunardi.

(wns/Mela)

 

You can share this post!

Ratusan Warga Pengrajin Rotan Kehilangan Sumber Penghasilan

Ratusan Warga Pengrajin Rotan Kehilangan Sumber Penghasilan

0 Comments

Leave Comments