P. Raya

Aksi Nyata Berbagi Kasih, Gereja Betania Fresh Anointing Palangka Raya Gelar Donor Darah untuk Masyarakat

Palangka Raya - Gereja Betania Fresh Anointing (GFA) Palangka Raya melalui divisi Tim Praise and Worship menggelar kegiatan donor darah sebagai bagian dari aksi sosial gereja, Kegiatan ini berlangsung di lingkungan Gereja Betania Fresh Anointing dan terbuka untuk umum, Kamis (19/3/2026). 

Koordinator II SDI Gereja Betania Fresh Anointing, dr. Rianto B. Ritonga, M.Kes, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari program sosial gereja yang bertujuan untuk berbagi kasih kepada sesama.

“Ini adalah salah satu program gereja dalam bentuk aksi sosial. Sebelumnya, kami juga telah melaksanakan kegiatan berbagi takjil dalam bulan Ramadan. Hari ini, kami kembali melaksanakan donor darah sebagai wujud kepedulian dan berbagi kepada sesama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya diperuntukkan bagi jemaat gereja, tetapi terbuka bagi seluruh masyarakat yang memiliki keinginan untuk mendonorkan darah.

“Pesertanya tidak terbatas hanya dari jemaat gereja saja. Siapa pun yang memiliki kerinduan dan bersedia untuk mendonorkan darahnya demi kepentingan sesama, kami persilakan untuk ikut berpartisipasi,” tambahnya.

Menurut dr. Rianto kegiatan donor darah ini juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah yang saat ini masih terbatas, terutama di momen-momen tertentu ketika permintaan darah meningkat.

“Kami mendapatkan informasi bahwa kebutuhan darah cukup tinggi, sementara stok terbatas. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut,” jelasnya.

Terkait kekhawatiran masyarakat terhadap donor darah, ia mengimbau agar tidak perlu takut, karena selain aman, donor darah juga memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

“Rasa takut itu wajar, apalagi bagi yang belum pernah donor. Namun sebenarnya donor darah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, dan tentu sangat berarti bagi orang lain yang membutuhkan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada paksaan bagi jemaat maupun masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini. Partisipasi sepenuhnya berdasarkan kesadaran dan kerelaan masing-masing individu.

“Tidak ada penekanan. Kami hanya mengajak, bagi yang memiliki kerinduan untuk berbagi, silakan. Ini terbuka untuk siapa saja,” tuturnya.

Kegiatan donor darah ini merupakan program perdana yang diinisiasi oleh kepengurusan gereja yang baru. Ke depan, pihak gereja berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan donor darah ini rencananya berlangsung hingga siang hari, dengan partisipasi masyarakat yang terus berdatangan untuk mendonorkan darahnya.

(Era Suhertini)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments