P. Pisau

Banjir Kahayan Tengah, Mulai Ganggu Arus Lalu Lintas

PULANG PISAU - Banjir diruas jalan Trans Kalimantan, Palangka Raya - Bukit Rawi tepatnya di Desa Penda Barania dan Desa Tanjung Senggalang, Kecamatan Kahayan Tengah, Pulang Pisau (Pulpis), mulai mengganggu arus lalu lintas. Air yang mengenai sesikitnya 1 Kilometer itu mengakibatkan antrian panjang kendaraan. Camat Kahayan Tengah, Siswo membenarkan, debit air diwilayah Desa Penda Barania dan Desa Tanjung Sengalang sudah menggenangi ruas jalan.

“Saat ini antrean kendaraan lumayan padat karena banyak jalan rusak berlubang yang tergenang air. Kepada pengguna jalan kita minta berhati-hati saat melintasinya,” kata Siswo. Selain banjir, juga banyak jalan rusak dan lubang-lubang sewaktu-waktu bisa membahayakan para pengguna jalan.

Ia menghimbau kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati karena selain tergenangair jalan juga banyak berlubang. “Kita mengimbau kepada pengguna jalan untuk menghindari perjalanan pada malam hari. Serta bagi truk bermuatan berat berhati-hati jika terpaksa harus melintas pada malam hari,” ucapnya.

Ia menambahkan, menyikapi antrian tersebut pihaknya mengusulkan petugas dari BPBD, Dishub, Satpol-PP,  dan Tagana untuk membantu petugas di lapangan dari Polsek, Koramil dan Kecamatan Kahayan Hilir.

Pihak Kecamatan Kahayan Tengah telah menyampikan surat permohonan kepada Bupati Pulpis dalam hal ini Sekretaris Daerah (Sekda) Pulpis, dengan nomor surat 362/136/PIP/VIII/2021 perihal permohonan bantuan personel pengamanan banjir di Jalan Trans Kalimantan, Desa Penda Barania dan Desa Tanjung Sangalang.

“Surat yang kita sampaikan ini, memerhatikan kondisi di lapangan di wilayah Desa Penda Barania dan Desa Tanjung Sangalang mulai ada kenaikan debit air dan mulai menggenangi Jalan Trans Kalimantan,” tutupnya.

 

(Antang)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments