P. Raya

Pagelaran Wayang Kulit Lakon Bimo Krido 

PALANGKA RAYA - Ratusan masyarakat Kalimantan Tengah dari berbagai penjuru daerah, menyaksikan Pagelaran budaya wayang kulit dengan lakon Bimo Krido dengan dalang Ki Subandono yang dimeriahkan dengan gamelan dari kelompok Tresno Budoyo di halaman Makorem. Jum'at (6/10/2023). 

Kegiatan tersebut dalam rangkaian HUT TNI ke 78. Dihadiri Anggota DPR RI Agustiar Sabran, Forkopimda Kalteng Pejabat tinggi Kodam 12 dan Keluarga Besar TNI. Danrem 102 Panju Panjung Brigjen TNI Bayu Permana mengatakan, tujuan dari acara wayang kulit untuk memberikan hiburan bagi masyarakat sekaligus upaya melestarikan budaya di tengah kemajuan zaman.

"Kita semua di sini bergembira apapun warnanya, menikmati pagelaran wayang kulit, semoga kerukunan dan persatuan senantiasa terjaga di bumi pancasila Kalimantan Tengah," ucap Bayu.

Ia mengatakan masyarakat di Kalteng memiliki toleransi yang sangat tinggi dalam mengembangkan masing masing kesenian daerah, untuk itu pihaknya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kerukunan antar suku satu dengan lainnya, ibarat dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung artinya menjaga persatuan demi NKRI.

Sementara itu, Pembina Pakuwojo Kalteng Ahmad Diran mengapresiasi pagelaran wayang kulit yang diselenggarakan oleh korem, menurutnya sangat baik dalam rangka melestarikan budaya.

"Bukti kesenian tidak pernah luntur dimakan waktu, dengan menggelar pagelaran wayang, kita harus ucapkan terima kasih kepada Komandan Korem, karena sudah memfasilitasi masyarakat menonton kesenian yang sangat legendaris yaitu wayang," kata Diran.

Disamping itu sebagi upaya merawat persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI, apalagi menghadapi tahun politik saat ini semua masyarakat harus menjaga kondusivitas di daerahnya masing masing. 

Pihaknya berharap, semua masyarakat Kalteng maupun pendatang, dapat melestarikan budayanya masing masing sesuai kaidah dan norma yang berlaku di tengah masyarakat, artinya selama tidak membuat keributan dan kenyamanan masyarakat, nilai nilai kesenian dapat diterapkan.

Semua pejabat tinggi pemerintahan dan tamu undangan termasuk Danrem, diajak maju ke atas panggung, untuk bergoyang mengikuti iringan gamelan, sontak hal ini menghibur penonton. Sebagai media partner satu  satunya RRI Palangka Raya selalu hadir menyiarkan secara langsung melalui programa 4, dengan membawa 5 kru tehnik dan Reporter handal Edy Suroso. Secara keseluruhan dari awal sampai akhir, acara berlangsung lancar.

 

(Era Suhertini)

 

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments