P. Raya

RSJ Kalawa Atei Dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Gelar Podcast Perayaan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia

PALANGKA RAYA - Masih dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) ke-30 yang jatuh pada tanggal 10 Oktober, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei menggelar special podcast dengan tema “Jadikan Kesehatan dan Kesejahteraan Mental sebagai Prioritas Global”. Podcast dilaksanakan secara daring, Jumat 14 Oktober 2022. 

Kepala Dinkes Prov. Kalteng Suyuti Syamsul mengungkapkan, sejak digaungkan beberapa tahun lalu, Kalteng bebas pasung belum terwujud secara penuh. Faktanya di lapangan, masih banyak orang yang dipasung dengan alasan bahwa tidak ada yang menjaga dan keluarganya bekerja atau mencari nafkah. Kondisi ini pun sering kali berulang, misalnya, korban pasung sudah dibawa ke RSJ, setelah sembuh dan dikembalikan ke keluarga, masih dianggap tidak aman sehingga kembali dilakukan pemasungan. 

Saat ini perlu pelatihan perawatan pasien dengan gangguan jiwa bagi perawat di puskesmas sebagai upaya deteksi dini gangguan kejiwaan di tingkat kabupaten yang sulit untuk akses ke Rumah Sakit Jiwa,” ungkap Suyuti.

Dalam kesempatan itu, Direktur RSJ Kalawa Atei Seniriaty membantah pernyataan Sebagian masyarakat Kalteng terkait stigma yang masih berkembang bahwa orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) akan selamanya menjadi beban dan tidak bisa produktif. 

"Ini adalah stigma buruk yang akan menjauhkan pasien ODGJ dari penanganan terbaik yang bisa mereka dapatkan. Dengan adanya layanan di RSJ Kalawa Atei, diharapkan dapat mematahkan stigma negatif ini. Bahwa mereka bisa berdaya dan berkarya apabila diberikan pengobatan yang tepat dan di tempat yang tepat," tegasnya.

Lebih lanjut Seniriaty menjelaskan, saat ini RSJ Kalawa Atei sebagai satu-satunya RSJ milik Pemprov. Kalteng yang memiliki tiga program unggulan, yakni : Rehabilitasi psikososial untuk mempersiapkan pasien ODGJ kembali ke masyarakat; Bawa Daku Menjadi Sehat Jiwa (BAKUDISEWA) yaitu layanan jemput bola yang mana salah satu kegiatannya adalah melakukan pembebasan pasung di daerah terpencil serta melakukan edukasi terhadap keluarga dan masyarakat serta stakeholder terkait; dan Program home visite.

"Program unggulan ini sudah berjalan di RSJ Kalawa Atei. Kedepannya kami berharap agar dapat menciptakan program unggulan dan inovatif lainnya untuk kesehatan jiwa masyarakat khususnya di Kalteng,” tandasnya.

(Deddi)

 

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments