Barsel

Sigit K. Yunianto Serap Aspirasi Warga Buntok Kota, Soroti Legalitas WPR dan Pemerataan Listrik di Barito Selatan

Barito Selatan – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sigit K. Yunianto melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Buntok Kota, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Dalam kegiatan penyerapan aspirasi tersebut, Sigit didampingi Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan, Manager PLN UP3 Kuala Kapuas, serta Camat Dusun Selatan.

Dalam dialog bersama masyarakat, sejumlah persoalan utama disampaikan langsung oleh warga, terutama terkait legalitas Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan pemerataan akses listrik di wilayah Kecamatan Dusun Selatan.

Camat Dusun Selatan menyampaikan keresahan masyarakat mengenai belum adanya kepastian terkait perizinan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Menurutnya, aktivitas pertambangan rakyat selama ini menjadi salah satu sumber utama mata pencaharian masyarakat setempat.

Namun hingga kini, belum adanya kepastian legalitas membuat masyarakat khawatir terhadap keberlangsungan aktivitas mereka. Warga berharap pemerintah dapat memberikan kejelasan status perizinan serta memfasilitasi proses legalisasi WPR agar kegiatan pertambangan rakyat dapat berjalan secara aman, legal, dan berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Sigit K. Yunianto (SKY) menegaskan bahwa aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian serius dan akan diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah pusat maupun kementerian terkait.

“Kegiatan pertambangan rakyat merupakan bagian dari sumber penghidupan masyarakat. Karena itu, negara harus hadir memberikan kepastian hukum sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan lingkungan,” ujar Sigit.

Selain persoalan WPR, isu kelistrikan juga menjadi perhatian utama dalam dialog tersebut. Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat 14 desa di Kecamatan Dusun Selatan yang belum teraliri listrik.

Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat mengalami keterbatasan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari yang bergantung pada energi listrik, termasuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan dasar.

Tidak hanya itu, pada beberapa desa yang telah mendapatkan akses listrik, masyarakat juga mengeluhkan kualitas layanan yang dinilai belum stabil. Tegangan listrik yang tidak konsisten serta masih sering terjadinya pemadaman menjadi keluhan utama warga.

Atas kondisi tersebut, masyarakat berharap pemerintah dapat segera melakukan pemerataan akses listrik sekaligus meningkatkan kualitas jaringan kelistrikan di wilayah Kecamatan Dusun Selatan.

Dalam kesempatan itu, Sigit K. Yunianto menyampaikan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya terkait kebutuhan dasar masyarakat seperti legalitas usaha rakyat dan pemerataan energi listrik.

“Kami ingin memastikan masyarakat di daerah mendapatkan hak yang sama atas akses energi dan kepastian usaha. Aspirasi ini akan kami bawa dan perjuangkan agar mendapat perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait,” tutup Sigit

(Edi)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments