Business

Tagih Utang Dibayar Nyawa/Pemilik Bengkel Tewas Dengan 11 Luka

BARITO SELATAN - Warga Jalan Amd 1 Kelurahan Hilir Sper Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan Kalimantan Tengah digegerkan dengan tewasnya pemilik bengkel yang ditikam kawan sendiri.

Seorang pria RN (28) tahun menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh temannya sendiri. RO (17) tahun karena dia sudah tidak sanggup lagi membayar hutang. Dari situ timbul niat RO (17) menghabisi korban dengan sebelas mata luka hingga tewas terkapar pesis di muka bengkel miliknya.

Kapolres Barsel Akbp Yusfandi Usman, Sik, Mik, Saat Press Realise membenarkan peristiwa tersebut. Pada awalnya si pelaku kesal karena tidak dibantu membayar uang damai sebesar enam juta rupiah terkait kasus penusukan di stadion batuah beberapa waktu lalu. RO (17) nekat membunuh RN (28) di bengkelnya di jalan Amd 1, Kelurahan Buntok Kota, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Rabu (5/1/2022).

Peristiwa berdarah itu bermula saat istri korban menerima telpon dari pelaku (RO)yang merupakan warga Desa Mangaris, Kecamatan Dusun Selatan menagih uang sebesar Rp. 6 juta, sebagai uang damai atas kasus sebelumnya.

Pada saat itu dijawab oleh istri korban bahwa ia sedang tidak punya uang, atas jawaban tersebut pelaku kemudian mendatangi korban yang tengah memperbaiki sepeda motor di bengkelnya.

Tanpa banyak bicara, pelaku kemudian menikam korban secara membabi buta dan mengakibat korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (tkp).

Setelah melakukan penusukan si pelaku melarikan diri. Namun kurang lebih empat jam akhirnya si pelaku ditangkap Tim Buser Polsek Dusun Selatan bersama Tim Resmob Polres Barito Selatan di Desa Telang Andrau Kecamatan Dusun Selatan Barito Selatan.

Untuk mempertanggung jawakan perbuatan nya kini si tersangka sudah diaman kan di tahanan Polres Barito Selatan dengan pasalyang disangkakan pasal 340 kuhp subssider 338 susider 351 ayat 3 dengan ancaman 20 tahun penjara.

 

(Ary Mampas)

You can share this post!

Ratusan Warga Pengrajin Rotan Kehilangan Sumber Penghasilan

Ratusan Warga Pengrajin Rotan Kehilangan Sumber Penghasilan

0 Comments

Leave Comments