Kotim

Tak Netral ASN Terancam Sanksi

SAMPIT - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta tetap menjaga netralitas sebagai abdi negara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang. Sebab ancaman sanski menanti ASN yang ditengarai tak netral saat pilkada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kotim, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng.  “Saksi berat tentunya akan menanti ASN yang terlibat dalam ranah politik. Apalagi jika sampai merugikan organisasi dan juga pemerintah, maka sanksi berat seperti penurunan pangkat, diberhentikan dengan hormat, hingga tidak dengan hormat bisa dijatuhkan kepada ASN tersebut,” kata Bupati Kotim Supian Hadi, Selasa (18/8). Ia juga mengingatkan ASN harus ingat sumpah janji mereka sebagai abdi negara, bahwa ASN harus netral, tanpa memihak bakal calon kepala daerah. Dia menerangkan tidak ada larangan bagi ASN untuk menentukan pilihan. Kalau sudah ada pilihan, simpan dalam hati saja. Saat dalam bilik baru berikan suara kepada pasangan yang diinginkan. Supian Hadi menegaskan lebih baik ASN fokus bekerja, dan dengarkan saja visi dan misi para calon bupati.  “Yang dilarang adalah terlibat politik. Misalnya, menggunakan atribut partai, ikut dalam kampanye, dan keberpihakan terhadap salah satu pasangan calon. Termasuk juga mengunggah foto bersama pasangan calon. Sebaiknya dihindari,” pungkasnya.

 

 

(humbet/JJ)

 

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments