Bartim

Tokoh Perempuan Barito Timur Soroti Aktivitas  Tambang PT SLS

TAMIANG LAYANG - Tokoh masyarakat Mardiana. D. Dana (65 tahun) salah satu warga Kabupaten Barito Timur pemerhati lingkungan hidup yang juga aktivis perempuan dayak soroti aktivitas perusahaan tambang batubara milik PT. Sentosa Laju Sejahtera atau SLS yang berdekatan dengan jalan umum berjarak kurang lebih 18 meter.

Wanita yang sering menghadiri pertemuan tentang adat serta lingkungan tingkat nasional maupun internasional inipun melihat langsung datang ke lokasi aktifitas tambang, mardiana merasa sangat pedih  melihat keadaan tersebut, karena menurutnya sebagai perempuan adat dayak, merasa kecewa atas perhatian pemerintah dari tingkat provinsi sampai tingkat Kabupaten dan tingkat desa yang berkaitan dengan kerusakan lingkungan maupun dampak dari kegiatan tambang yang masuk di dalam Kecamatan Dusun Timur di wilayah Desa Dorong tersebut.

Di lokasi aktifitas tambang, Kamis 20 Juni 2024 Mardiana mengatakan, seharusnya kepala desa dan perangkat-perangkat yang terkait di dalam Pemerintahan Kabupaten Barito Timur serta perangkat-perangkat adat. Seharusnya mereka (perusahaan, "red") sebelum melakukan kegiatan ini walaupun katanya sudah potong kerbau dan sebagainya, sebelum melakukan pembukaan itu mereka harus punya perjanjian tertulis.

Menurutnya jika perjanjian terpampang dan ada pelanggaran-pelanggaran di dalam undang-undang serta peraturan itu dimasukkan dalam perjanjian-perjanjian dengan desa maupun pemerintah supaya perusahaan bisa bertanggung jawab jika terjadi pelanggaran seperti halnya aktifitas dekat jalan.

Mardiana mempertanyakan, seandainya tanah ini longsor, jalannya pasti akan rusak dan akan ikut tergerus masuk ke dalam lubang tambang, karena ini terlalu mepet dengan jalan raya. Siapa tahu ada anak-anak yang lewat pengen melihat keadaan dan mendengar suara-suara alat berat ini sangat membuat daya tarik bagi anak-anak. Ini pun tidak dijaga jika terjadi jatuhnya anak-anak ke dalam lubang seperti ini siapa yang bertanggung jawab ?.

Saat mencoba dikonfirmasi ke Kepala Dinas Lingkungan Hidup Barito Timur, Mishael pada Kamis 20 Juni, ia tidak berada di kantor. Kemudian dicoba via whatsapp mengatakan sedang ada rapat anggara. Saat mencoba konfirmasi lagi pada jumat 21 juni kekantor Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas berada di kantor namun tidak bisa ditemui karena sibuk, kata stafnya.

Sementara, managemen PT. Sentosa Laju Sejahtera Andi Ramdani Zein (Supt. Hcgs) saat dikonfirmasi melalui viahandphone terkait keluhan warga mengatakan bahwa pihaknya belum bisa menanggapi dan akan berkordinasi dengan pihak manajemen secara tehnik terkait jarak ataupun aturan.

(Ahmad Fahrizali / Haji Suriansyah)      

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments