Barsel

Barito Selatan Tetap Lanjutkan Program Air Bersih Mandiri Tahun 2023

Buntok – Meski tanpa dukungan pusat pada 2023, Pemkab Barito Selatan melalui DPUPR memastikan kelangsungan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dengan menggunakan APBD. Kabid Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Perumahan, Kusnardi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini difokuskan pada Desa Bipak Kali, Janggi, Tabatan, dan lainnya.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk melanjutkan Pamsimas yang tidak dapat mencakup 100 persen pada satu desa, sehingga memerlukan dukungan anggaran dari APBD Barito Selatan. Pamsimas pusat hanya mampu membuat instalasi pengolahan air sederhana dan memberikan sambungan rumah (SR) untuk lima rumah saja.

Oleh karena itu, APBD 2023 digunakan untuk pemasangan jaringan perpipaan dan sambungan rumah, dengan harapan mencakup 100 persen jaringan dan SR ke rumah penduduk.

Kusnardi menyoroti perubahan pola masyarakat yang kini lebih memilih sambungan air bersih langsung ke rumah, menghindari penempatan air di suatu tempat untuk pengambilannya. Sebelum pelaksanaan kegiatan, akan dilakukan sosialisasi dan penetapan iuran yang akan diatur dalam Peraturan Desa.

Pengelolaan proyek ini akan dilakukan oleh Kelompok Pengelola Sistem Air Minum (Kapespam) di masing-masing desa. Setelah selesai, Pamsimas akan diserahkan kepada Kapespam di masing-masing desa untuk pengelolaan berkelanjutan.

Kendala saat ini terkait dengan pemahaman sebagian masyarakat terhadap fungsi iuran, yang sebenarnya digunakan untuk operasional, pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM), pemeliharaan mesin, dan pembayaran honor bagi pengelola. Kusnardi berharap adanya bantuan kegiatan keberlanjutan Pamsimas ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan infrastruktur yang dibangun guna mendapatkan air bersih. Desa Danau Bambure merupakan contoh desa yang berhasil melaksanakan pengelolaan dari kegiatan Pamsimas.

(Ary Mampas)

 

 

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments