P. Pisau

Optimalkan PAD, Pemkab Pulpis Targetkan Pendirian Perusahan Umum Daerah

PULANG PISAU - Upaya meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD, tentunya diperlukan optimalisasi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya lainnya. Salah satu upaya tersebut, yakni dengan membentuk perusahan umum daerah.

Itu dikemukakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Toni Harisinta saat memimpin rapat pembahasan Propemperda terkait 8 Raperda.

"Hal ini menjadi target kita untuk meningkatkan PAD. Jadi, salah satu yang akan dibuat terkait 8 Raperda tadi tentang pendirian perusahaan umum daerah," kata Toni sapaan akrab Sekda Pulang Pisau kepada sejumlah awak media.

Menurutnya, upaya ini dilakukan mengingat daerah tidak bisa mengandalkan begitu saya potensi yang ada di SOPD dalam menargetkan PAD untuk pembiayaan pembangunan dan lain sebagainya. 

"Sehingga perlu digali serta dikerjasamakan dengan pihak investor yang sudah berinvestasi di daerah kita. Contoh dengan pihak perkebunan kelapa sawit, PLTU, dan lainya lagi," ucap Toni pada kesempatan tersebut.

Penggalian dan kerjasama dengan pihak investor ini, lanjutnya, dirasa sangat penting agar pemerintah daerah dapat mengambil peran kerjasama melalui keberadaan perusahan umum daerah tadi.

"Teknisnya nanti baik melalui kerjasama angkutan, pengadaan consumer good bagi karyawan perusahan, plasma, dan lainnya," ujar Toni.

Tak hanya sampai disitu, kata Toni, selanjutnya ada rencana kerjasama dengan investor dibidang perikanan berupa pembibitan ikan bandeng, termasuk juga 36 persen penduduk Kabupaten Pulang Pisau berprofesi sebagai petani.

"Tentu ini menjadi prospek dan potensi hilirisasi sektor pertanian yang bila dikelola dengan baik tentu akan menjadi tambahan PAD daerah kita, dan hal ini tidak berlebihan mengingat saat ini kita sudah mendapat kepercayaan untuk mengelola limbah," imbuhnya.
 
Ditambahkan Sekda, upaya ini tentunya menjadi pekerjaan rumah bersama untuk mencari pola terbaik agar keinginan mulia ini dapat direalisasikan, baik dalam target jangka pendek, mencegah dan jangka panjang.

Menindaklanjuti hal tersebut, Toni meminta dalam waktu dekat ini perlu melakukan kaji banding ke kabupaten yang sudah berhasil dalam management perusahan daerahnya.

"Disitu nantinya kita perlu banyak belajar bagaimana regulasi, pembiayaan, struktur organisasi serta menggali resource yang sesuai dengan kondisi daerah kita, dan perlu diingat hal ini juga sudah didiskusikan dengan kepala daerah dalam hal ini Ibu Bupati Pudjirustaty Narang hingga mendapat dukungan dari beliau," ungkap Toni menuturkan.

"Jadi, rapat kita pada hari ini disampaikan bahwa perlu dibuat produk hukum yang dimasukan ke dalam Propemperda yang mudah-mudahan pada tahun depan sudah menjadi atau sudah ada perdanya," tambahnya lagi.

 

(Antang)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments