Barut

Pemkab Barito Utara, Segera Bentuk Tim Penertiban Harga LPG 3 Kilogram

MUARA TEWEH -  Mahalnya harga LPG 3 kilogram beberapa bulan belakangan membuat masyarakat meronta. Hal ini disebabkan  harga melambung tinggi. Bahkan mencapai Rp 50 ribu per-tabung. Itu hanya di dalam kota Muara Teweh. Belum lagi di wilayah Kecamatan hingga Perdesaan.

Mahalnya LPG 3 kilogram kuat dugaan merupakan permainan pedagang yang ingin untung lebih besar. Sehingga masyarakat menjerit.

Bupati Barito Utara, H.Nadalsyah di sela pembukaan pasar Ramadhan, Kamis kemarin, mengatakan, banyaknya keluhan warga disampaikan baik melalui dinas instansi membuat pemerintah daerah geram.

Bahkan beberapa agen sudah dipanggil untuk rapat guna melihat dan mendengar apa saja penyebabnya sehingga LPG 3 kilogram jadi mahal dan membuat warga mengeluh.

Ditegaskannya saat ini ada dua SPBE yang beroperasi di wilayah Barito Utara, oleh karena itu, diminta masyarakat turut mengawasi penyalurannya. Sebab untuk jatah Barito Utara sudah terhitung jumlahnya, sehingga tidak.mungkin terjadi kelangkaan.

Selain masyarakat diminta mengawasi, dalam waktu beberapa hari ini, pemerintah daerah akan membentuk tim penertiban pedagangan yang terindikasi menjual tidak sesuai dengan harga yang ditentukan.

"Saya minta kepada penegak hukum jangan segan segan menindak bila tidak sesuai dengan ketentuan," tegas bupati.

Hal ini juga sering ditanyakan masyarakat tentang mahalnya harga penjualan LPG 3 kilogram, sementara pemerintah daerah hanya diam saja. Ini tentu saja harus dilihat dulu masalahnya.

"Kita tetap mencari yang terbaik, dan juga kita harus tegas karena ini demi kepentingan masyarakat banyak," pungkasnya.

(Syarbani)

 

 

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments