P. Raya

Pemda diminta Fokus cari kekurangan  Guru di bidang Pendidikan Agama

Palangka Raya - Pemerintah daerah segera mencari solusi untuk mengatasi masalah kekurangan guru pendidikan agama di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota DPRD Palangka Raya, Mukarramah,

Mukarramah mengatakan, "Kita perlu menemukan solusi dan melakukan koordinasi yang efektif untuk mengatasi masalah ini, karena kebutuhan akan guru pendidikan agama adalah kebutuhan konstitusional. Dan sangat mendesak saat ini"

Ia menekankan bahwa meskipun kebutuhan ini mungkin tidak praktis, namun sangat penting dalam konteks amanat konstitusi untuk memastikan ketersediaan guru pendidikan agama di tingkat pendidikan wajib, dan sangat krusial tentunya.

Ia menegaskan, " Dengan pendidikan agama yang baik akan membentuk perilaku baik kita terhadap sesama makhluk hidup lainnya. Oleh karena itu, pendidikan agama tidak dapat digantikan oleh jenis pendidikan lainnya, karena pendidikan agama merupakan gerbang utama pembentukan akhlak manusia itu sendiri, apalagi untuk melahirkan generasi masa depan yang mumpuni," katanya.

Mukarramah juga mencatat bahwa saat ini seringkali peserta didik menerima materi pelajaran agama dari guru yang bukan ahli dalam bidangnya. Situasi ini dapat mengakibatkan suboptimalnya pemahaman dan potensial mengurangi substansi atau makna dalam pelajaran agama itu sendiri.

Iamenambahkan "Sebagai contoh, pelajaran agama Kristen yang diajarkan oleh seorang guru agama Hindu tidak akan efektif, karena pemahaman dan pendekatan pembelajaran berbeda. Begitu juga jika pelajaran agama Islam diajarkan oleh seorang guru olahraga, ini akan sangat tidak sesuai," tambahnya.

(Deddi)

 

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments