Palangka Raya - Kabar baik datang bagi pencari kerja, khususnya generasi muda di Kalimantan Tengah. Pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM dikabarkan akan membuka sekitar 30 ribu lowongan untuk posisi manajer koperasi dalam program Koperasi Desa Merah Putih.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmawati, mengungkapkan bahwa pihaknya baru menerima informasi tersebut pada pekan lalu. Program ini bertujuan untuk memperkuat operasional koperasi desa agar lebih profesional dan mampu mendorong perekonomian masyarakat.
“Informasi yang kami terima, akan dibuka sekitar 30 ribu lowongan untuk manajer koperasi. Sebenarnya fungsi manajer ini tidak jauh berbeda dengan PMO yang sudah ada, namun mereka nantinya akan mendapatkan pelatihan terlebih dahulu sebelum ditempatkan,” ujarnya.
Rahmawati menjelaskan, para calon manajer tersebut akan dipersiapkan oleh PT Agrinas Nusantara sebelum akhirnya ditempatkan di koperasi desa Merah Putih yang tersebar di seluruh Indonesia. Namun hingga saat ini, pihaknya belum menerima rincian kuota khusus untuk Kalimantan Tengah.
“Untuk kuota di Kalteng masih belum diketahui, karena saat ini pembahasannya masih bersifat nasional. Tapi yang pasti, nantinya akan ada penempatan di desa-desa Merah Putih di seluruh wilayah, termasuk di Kalteng,” jelasnya.
Menurutnya, keberadaan manajer koperasi ini sangat penting, layaknya manajer pada sektor usaha lainnya, guna memastikan koperasi dapat berjalan secara optimal dan profesional.
Terkait proses rekrutmen, Rahmawati menegaskan bahwa seluruh tahapan, mulai dari pendaftaran, seleksi hingga penetapan kelulusan, sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Koperasi dan UKM.
Pemerintah daerah dalam hal ini belum terlibat secara langsung dalam proses tersebut.Meski demikian, ia berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh generasi muda di Kalimantan Tengah.
“Saya berharap anak-anak muda Kalteng yang memiliki potensi bisa ikut mendaftar. Mereka diharapkan mampu menggerakkan perekonomian desa, karena saya yakin generasi muda kita punya kemampuan dan memahami kondisi wilayah masing-masing,” tutupnya.
Program ini diharapkan menjadi langkah strategis pemerintah dalam mempercepat penguatan ekonomi desa melalui koperasi yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting untuk mengingat sekaligus melanjutkan perjuangan emansipasi perempuan di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, yang menekankan bahwa perempuan masa kini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, semangat yang diwariskan oleh Raden Ajeng Kartini tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata. Perempuan dituntut berani tampil di berbagai lini kehidupan, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun pemerintahan.
“Perempuan harus memiliki kompetensi, karakter, dan pola pikir yang baik. Karena perempuan adalah penentu bagi anak-anaknya. Jika perempuan kuat, maka keluarga akan kokoh, dan dari keluarga yang kokoh akan lahir masyarakat serta daerah yang kuat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa peran perempuan, khususnya sebagai ibu, sangat krusial. Tidak hanya di Kalimantan Tengah, tetapi juga di seluruh Indonesia. Dalam konteks daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dinilai telah memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk berkontribusi, termasuk dalam jabatan strategis pemerintahan.
PJ Setda Provinsi Kalimantan Tengah dr.Linae Victoria Aden mengatakan, saat usai kegiatan Perayaan Hut Raden Ajeng Kartini yang Ke 147, bertempat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gibe Provinsi Kalimantan Tengah,Selasa (21/4/2026).
Linae juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan pimpinan daerah yang memberikan kesempatan bagi perempuan untuk berperan aktif. Hal ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa nilai-nilai emansipasi telah berjalan di Kalimantan Tengah.
Lebih lanjut, ia menggambarkan perempuan sebagai “tiang rumah tangga” yang harus kokoh dan tidak rapuh. Perempuan tidak hanya berperan sebagai pendamping suami, tetapi juga sebagai pendidik utama bagi anak-anak agar siap menghadapi tantangan di era modern.
“Kita harus berani berkarya dan berani menjadi pemimpin. Perempuan bisa berada di berbagai posisi, baik sebagai pimpinan, di tingkat menengah, maupun sebagai ibu rumah tangga. Semua peran itu penting dan membutuhkan kekuatan,” tambahnya.
Dalam harapannya, peringatan Hari Kartini ke depan tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat bagi perempuan untuk terus berkarya dan berkontribusi nyata.
“Semangat Kartini harus kita wujudkan dalam kerja dan karya. Bukan hanya diingat, tetapi dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Peringatan Hari Kartini ke-147 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah berlangsung meriah dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045” serta subtema “Perempuan Hebat Pilar Kemajuan Daerah.” Kegiatan ini digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (21/4/2026).
Perayaan Hari Kartini tahun ini dirangkai dengan berbagai kegiatan, salah satunya perlombaan fashion show yang diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak perempuan, khususnya dalam memperoleh pendidikan yang layak agar menjadi perempuan yang cerdas dan berdaya.
Dalam ajang tersebut, Sekretaris PMD Provinsi Kalimantan Tengah, Ety Apriliani, berhasil meraih juara Best Kostum Favorit kategori berhijab.Prestasi ini menjadi kejutan tersendiri bagi dirinya.
Ety mengaku tidak menyangka akan mendapatkan penghargaan tersebut karena kehadirannya dalam acara hanya untuk memenuhi undangan tanpa persiapan khusus mengikuti lomba.
“Saya benar-benar tidak menyangka akan mendapatkan juara. Ini menjadi kejutan karena panitia dan juri berkeliling menilai seluruh tamu undangan. Saya hanya mengenakan kebaya tanpa persiapan apa pun, Alhamdulillah justru mendapat penghargaan,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
Ia juga menyampaikan rasa bahagia dan bangganya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, momen Hari Kartini menjadi pengingat penting bagi perempuan untuk terus berperan aktif dalam kehidupan keluarga maupun pembangunan.
“Sesuai tema hari ini, perempuan harus berdaya guna, tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk masa depan keluarga dan peningkatan perekonomian,” tambahnya.
Ety berharap ke depan peringatan Hari Kartini dapat digelar lebih meriah dengan lebih banyak kegiatan serta kejutan yang dapat memberikan semangat dan inspirasi bagi seluruh perempuan agar semakin berdaya, mandiri, dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Peringatan Hari Kartini ke-147 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah berlangsung meriah dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045” serta subtema “Perempuan Hebat Pilar Kemajuan Daerah.” Kegiatan ini digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (21/4/2026).
Dalam rangkaian peringatan tersebut, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Ny. Holly Diany Reza Prabowo, berhasil meraih Juara III dalam lomba fashion show.
Holly mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pencapaian tersebut. Ia mengaku tidak menyangka bisa meraih juara mengingat seluruh persiapan dilakukan secara mendadak.
“Alhamdulillah, saya sangat bahagia dan tidak menyangka bisa mendapatkan juara III. Persiapan benar-benar singkat, mulai dari latihan gerak langkah hingga pemilihan kostum kebaya semuanya dilakukan dalam waktu yang terbatas, namun berjalan lancar,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting bagi perempuan Indonesia untuk terus meneladani perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan hak, khususnya dalam bidang pendidikan.
“Sebagai perempuan Indonesia, kita harus meneladani perjuangan Ibu Kartini yang telah memperjuangkan hak perempuan agar setara dengan laki-laki dalam mengenyam pendidikan. Beliau adalah sosok perempuan hebat dan kuat yang jasanya patut kita kenang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Holly berharap perempuan Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah, dapat terus semangat berkarya dan berdaya guna, baik dalam keluarga maupun dalam meningkatkan perekonomian.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, turut mengapresiasi kontribusi perempuan yang terus aktif berperan dalam pembangunan di berbagai sektor.
Peringatan Hari Kartini ke-147 ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh perempuan untuk terus maju, berdaya, dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
(Era Suhertini)