Berita Lain
news
Kalteng

BNNP Kalteng Musnahkan 9,2 Kg Sabu dan 150 Butir Ekstasi, Selamatkan 90 Ribu Jiwa dari Bahaya Narkoba

Palangka Raya - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu dan ekstasi, hasil pengungkapan kasus jaringan narkotika dengan tersangka Nur Ulfa Azzahra alias Cece, dkk, pada Senin, 29 Desember 2025.

 

Pemusnahan barang bukti ini merupakan tindak lanjut dari Laporan Kasus Narkotika Nomor LKN/0035-NAR/XI/2025/BNNP Kalimantan Tengah tertanggal 8 November 2025, yang melibatkan 7 orang tersangka, terdiri dari 6 laki-laki dan 1 perempuan, dengan lokasi pengungkapan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.

 

Adapun total barang bukti narkotika yang dimusnahkan meliputi 9.241,12 gram sabu dan 150 butir pil ekstasi dengan berat bruto 65,77 gram, setelah sebelumnya disisihkan untuk keperluan pengujian laboratorium dan pembuktian di persidangan. Seluruh barang bukti telah mendapatkan penetapan status dari Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur.

Barang bukti narkotika tersebut juga telah diuji secara laboratorium di Bidlabfor Polda Jawa Timur, dengan hasil positif mengandung Metamphetamine dan MDMA, yang termasuk dalam Narkotika Golongan I sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

 

Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Kalimantan Tengah, Ruslan Abdul Rasyid, S.I.K., menjelaskan bahwa pemusnahan barang bukti narkotika merupakan bagian dari komitmen aparat penegak hukum untuk memastikan barang terlarang tersebut tidak kembali beredar di tengah masyarakat.

 

“Pemusnahan ini adalah wujud nyata penegakan hukum sekaligus langkah strategis untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkotika. Dari jumlah barang bukti yang dimusnahkan, kami memperkirakan telah berhasil menyelamatkan sekitar 90.000 jiwa masyarakat Kalimantan Tengah,” ungkap Ruslan.

 

Lebih lanjut Ruslan menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah merupakan wilayah perlintasan sekaligus target peredaran narkoba, dengan sejumlah daerah rawan seperti Palangka Raya dan Katingan. Untuk itu, BNNP Kalteng terus memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan melalui kolaborasi lintas sektor bersama TNI, Polri, kejaksaan, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat.

 

Pada tahun 2025, BNNP Kalteng juga mencatat keberhasilan dalam mengungkap keterlibatan oknum aparat dalam kasus penyalahgunaan narkoba, yang saat ini masih dalam proses hukum. Hal tersebut menunjukkan komitmen BNNP Kalteng dalam penegakan hukum yang tegas dan tanpa pandang bulu.

 

Di sisi lain, upaya pencegahan terus digencarkan, khususnya di kalangan generasi muda dan lingkungan pendidikan. Ruslan menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat laporan penyalahgunaan narkoba di tingkat sekolah dasar (SD) di Kalimantan Tengah.

 

“Ini menjadi modal penting bagi kita semua untuk terus memperkuat program pencegahan sejak dini. Harapannya, di tahun 2026 upaya P4GN dapat terus berjalan lebih masif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

(Era Suhertini)

news
Kalteng

Natal Gerdayak Kalteng Jadi Momentum Refleksi dan Penguatan Persaudaraan Lintas Iman

Palangka Raya - Gerakan Pemuda Dayak Indonesia (Gerdayak) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar perayaan Natal di kediaman Ketua Gerdayak Kalteng, Yansen Binti, Perayaan ini menjadi momentum refleksi iman sekaligus penguatan silaturahmi lintas iman dan kebangsaan. Palangka Raya, Rabu (25/12/2025).

 

Ketua Gerdayak Kalteng Yansen Binti mengatakan, perayaan Natal bukan hanya sebagai peringatan kelahiran Yesus Kristus, tetapi juga menjadi waktu untuk merefleksikan perjalanan kehidupan sebagai umat Kristiani serta mempererat persaudaraan dengan sesama anak bangsa dari berbagai latar belakang keyakinan.

 

“Perayaan Natal ini pertama-tama untuk refleksi kehidupan sebagai orang Kristiani. Selain itu, kami juga ingin meningkatkan rasa silaturahmi dan persaudaraan dengan saudara-saudara sebangsa, sahabat, dan handai taulan dari berbagai keyakinan,” ujarnya.

 

Yansen menegaskan, dalam mempersiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa, peran orang tua sangat penting, terutama dalam memberikan dukungan moral, akademik, serta kesiapan jasmani dan rohani.

 

Ia juga berharap pada tahun 2026 mendatang terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang ekonomi. Menurutnya, jika ekonomi masyarakat berjalan baik, maka pembangunan akan berjalan lancar.

 

“Kami berharap program pemerintah ke depan tetap menitikberatkan pada pembangunan ekonomi masyarakat, karena itu kunci utama kesejahteraan,” katanya.

 

Terkait peran organisasi, Yansen menegaskan bahwa Gerdayak tetap berkomitmen mendukung pemerintah. 

Secara internal, Gerdayak fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.

 

“Saya saing anggota tidak hanya dibangun melalui pendidikan formal, tetapi juga informal. Kami mengadakan kursus-kursus, seperti operator alat berat, agar mereka memiliki keterampilan dan bisa bekerja,” jelasnya.

 

Menurutnya, peluang kerja tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarga, baik sebagai operator alat berat, tenaga keamanan, maupun bidang pekerjaan lainnya.

 

Sementara itu, di tempat yang sama, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin bersama Wakil Wali Kota dan jajaran melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Yansen Binti dalam rangka mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru.

 

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Palangka Raya, saya mengucapkan Selamat Natal kepada seluruh keluarga yang merayakan,” kata Fairid.

 

Ia menambahkan, menjelang Tahun Baru 2026, Pemerintah Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar perayaan berlebihan dan lebih memilih doa bersama, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap saudara-saudara yang sedang mengalami musibah bencana.

 

“Kita sepakat, Tahun Baru lebih baik kita isi dengan doa bersama. Selain mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, juga berdoa agar di tahun 2026 kita semua diberi nikmat, keselamatan, dan dijauhkan dari marabahaya,” tutupnya.

 

(Era Suhertini)

news
Kalteng

Peringati Hari Ibu ke-97, Dinas PMD Kalteng Gelar Upacara dan Fashion Show Kebaya Wastra Daerah

Palangka Raya - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 di Lapangan Kantor Dinas PMD Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (22/12/2025). 

 

Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PMD Provinsi Kalimantan Tengah dan diikuti seluruh jajaran ASN.

Peringatan Hari Ibu tahun ini berlangsung khidmat sekaligus semarak, dengan petugas upacara yang seluruhnya merupakan perempuan ASN Dinas PMD Provinsi Kalimantan Tengah. Para peserta dan petugas upacara tampil anggun mengenakan kebaya dan wastra khas Indonesia, termasuk busana daerah Kalimantan Tengah, sebagai wujud pelestarian budaya lokal di Bumi Tambun Bungai.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan fashion show kebaya dan wastra daerah yang diikuti perempuan-perempuan ASN Dinas PMD Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini menjadi simbol semangat perempuan Indonesia untuk terus berkarya, berinovasi, serta menunjukkan eksistensi dan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan nasional.

Peringatan Hari Ibu ini juga menjadi momentum refleksi bahwa perempuan memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga sebagai pekerja profesional yang mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi. Perempuan diharapkan terus memiliki semangat, keberanian, serta standar kemampuan yang setara dengan laki-laki dalam berbagai bidang.

Kepala Dinas PMD Provinsi Kalimantan Tengah Aryawan melalui Sekretaris Dinas PMD Provinsi Kalimantan Tengah, Etty Apriyani, menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu merupakan bentuk penghargaan atas peran dan kontribusi perempuan dalam pembangunan.

“Perempuan Indonesia, khususnya perempuan di lingkungan Dinas PMD Provinsi Kalimantan Tengah, harus terus berdaya, berkarya, dan berinovasi. Selain menjalankan peran sebagai ibu yang baik di rumah, perempuan juga mampu menjadi ibu yang baik di kantor dan lingkungan kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, peringatan Hari Ibu ke-97 tahun ini mengusung tema “Perempuan Berdaya, Berkarya untuk Indonesia”, yang diharapkan dapat memotivasi seluruh perempuan untuk terus semangat dalam melaksanakan tugas dan pengabdian, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat dan desa di Kalimantan Tengah

(Era Suhertini)

news
Kalteng

Wagub Kalteng Apresiasi Pegiat FORNAS, Tegaskan Peran KORMI Bangun Olahraga Masyarakat

Palangka Raya - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mewakili Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyerahkan tali asih kepada para pegiat olahraga masyarakat berprestasi pada ajang Festival Olahraga Nasional (FORNAS), sekaligus membuka Sarasehan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi se-Kalimantan Tengah Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Jayang Tingang (AJT) Lantai I Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (22/12/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah melalui Wakil Gubernur Edy Pratowo menyampaikan, apresiasi dan penghargaan kepada KORMI atas kontribusinya dalam membina dan mengembangkan olahraga masyarakat di Kalimantan Tengah. Saat ini, KORMI Kalimantan Tengah telah membina 32 Induk Organisasi Olahraga (INORGA) dari total 104 INORGA yang ada secara nasional.

Wakil Gubernur menegaskan bahwa dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, posisi KORMI sejajar dengan KONI dan National Paralympic Committee (NPC). KORMI memiliki peran strategis dalam pengembangan olahraga masyarakat, termasuk olahraga tradisional, sementara KONI berfokus pada olahraga prestasi.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam memajukan olahraga di Kalimantan Tengah, baik olahraga prestasi maupun olahraga masyarakat, dengan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal serta membudayakan pola hidup sehat, bugar, dan gembira.

“Olahraga harus menjadi bagian dari budaya hidup masyarakat. Jaga kekompakan, keharmonisan, dan semangat kebersamaan dalam membangun Kalimantan Tengah yang sehat dan berkarakter,” ujar Wakil Gubernur.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyampaikan kebanggaannya atas capaian Kontingen Kalimantan Tengah pada FORNAS VIII Tahun 2025 di Nusa Tenggara Barat yang berhasil meraih 46 medali dan menempati peringkat ke-19 secara nasional.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan daerah. Namun saya berpesan agar para pegiat tidak cepat berpuas diri. Teruslah berlatih dan meningkatkan kemampuan karena tantangan ke depan akan semakin besar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Penyerahan Tali Asih FORNAS dan Sarasehan KORMI Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025, Hamdan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan para pegiat olahraga masyarakat yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Ia menjelaskan bahwa pada FORNAS VIII Tahun 2025, Kontingen Kalimantan Tengah berhasil meraih total 46 medali, terdiri dari 9 medali emas, 18 medali perak, dan 19 medali perunggu. Capaian tersebut tidak terlepas dari semangat dan antusiasme para pegiat, meskipun sebagian besar pembiayaan keikutsertaan dilakukan secara mandiri oleh masing-masing INORGA.

“Pemberian tali asih ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pegiat serta mendorong pembinaan olahraga masyarakat di Kalimantan Tengah agar berjalan berkelanjutan,” pungkas Hamdan.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala OPD terkait, Ketua Harian KORMI Provinsi Kalimantan Tengah Rio Kriswana, para pendamping, pelatih, serta pegiat dari berbagai induk organisasi olahraga masyarakat.

(Era Suhertini)