Berita Lain
news
Kalteng

Binmas Polsek Pahandut Fasilitasi Mediasi Kasus KDRT di Aula Polsek

​​​​​​Palangka Raya - Polsek Pahandut jajaran Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng Polsek Pahandut melaksanakan kegiatan mediasi permasalahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)bertempat di Aula Polsek Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya. Pada Senin, 26 Januari 2026, pukul 10.00 WIB hingga selesai, 

Kegiatan mediasi tersebut dipimpin oleh IPTU Ade Maulana selaku Kanit Binmas Polsek Pahandut bersama AIPTU Edi Supriyanto selaku Panit II Binmas, dengan tujuan untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan serta mengedepankan musyawarah mufakat.

Adapun pihak yang dimediasi adalah Bapak Kariya dengan istrinya, Ibu Dewi Handayani, terkait permasalahan KDRT yang dipicu akibat penyalahgunaan narkoba oleh pihak suami. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kanit Binmas, Panit II Binmas, Sadogori Henoch Binti (Ririn Binti), serta kedua belah pihak yang berselisih.

Selama proses mediasi, petugas memberikan arahan dan imbauan agar permasalahan rumah tangga dapat diselesaikan secara damai tanpa harus berlanjut ke proses hukum, dengan tetap mengedepankan sikap saling menghormati dan tanggung jawab dalam membina keluarga.

Hasil dari kegiatan mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan. Bapak Kariya berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya melakukan kekerasan fisik dalam bentuk apa pun, tidak lagi mengonsumsi narkoba, serta bertanggung jawab sebagai kepala keluarga dalam memberikan bimbingan dan nafkah kepada keluarganya. 

(Era Suhertini)

news
Kalteng

Jelang Ramadan dan IdulFitri, Bulog Pastikan Stok Beras Kalteng Aman Palangka Raya

Palangka Raya - Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah memastikan ketersediaan beras dan sejumlah bahan pangan pokok dalam kondisi aman menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Ramadan dan Idulfitri 2026.

Kepala Perum Bulog Wilayah Kalimantan Tengah, Budi Sultika, menyampaikan bahwa pemerintah pusat kembali menargetkan keberhasilan swasembada pangan seperti tahun sebelumnya, sekaligus menjaga harga gabah petani agar tidak jatuh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) saat panen raya.

Untuk wilayah Kalimantan Tengah, Bulog menargetkan pengadaan setara 15.805 ton beras, atau jika dikonversi menjadi gabah sekitar 32 ribu ton. Penyerapan gabah dilakukan di berbagai daerah sentra produksi, meski saat ini panen masih berlangsung secara bertahap dan belum memasuki puncak musim panen raya.

"Panen sudah mulai di beberapa wilayah seperti Terusan Kapuas, dan akan menyusul di Pulang Pisau pada akhir Februari. Kami terus maksimalkan penyerapan gabah petani,” ujar Budi.

Saat ini, stok beras yang dikuasai Bulog Kalteng tercatat sekitar 14.458 ton. Dengan jumlah penduduk Kalimantan Tengah sekitar 2,5 juta jiwa, kebutuhan beras diperkirakan sekitar 560 ton per hari. Sementara standar Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berada di kisaran 10 persen dari kebutuhan tersebut atau sekitar 56 ton per hari, sehingga stok yang tersedia dinilai sangat mencukupi.

“Dengan stok yang ada sekarang, kita sangat aman untuk menghadapi Ramadan dan Idulfitri. Apalagi penyerapan masih terus berjalan,” jelasnya.

Selain beras, Bulog Kalteng juga menguasai stok Minyakita sekitar 130 ribu liter dan gula pasir 95 ton, dengan tambahan 50 ton gula yang sedang dalam perjalanan. Bulog menegaskan akan terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di pasaran.

Bulog menambahkan, pihaknya tidak mendapat penugasan untuk komoditas daging, sehingga fokus pengelolaan saat ini berada pada beras, minyak goreng, dan gula.

"Masyarakat tidak perlu khawatir. Ketersediaan pangan selama puasa hingga Lebaran kami pastikan aman, dan harga akan terus dijaga agar tetap stabil,” tutup Budi

(Era Suhertini)

news
Kalteng

Bulog Kalteng Mulai Salurkan “Minyakita”, Harga Ditargetkan Sesuai HET Rp15.700

​​​​​Palangka Raya - Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah mulai menjalankan penugasan penyaluran minyak goreng rakyat merek “Minyakita” pada tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) sesuai Permendag Nomor 43 Tahun 2025.

Kepala Perum Bulog Wilayah Kalimantan Tengah, Budi Sultika, menjelaskan bahwa dalam aturan tersebut ditetapkan 35 persen kuota DMO minyak goreng dari setiap pabrik dialokasikan kepada BUMN, bukan hanya Bulog. Salah satu BUMN yang mendapat penugasan tersebut adalah Bulog.

“Mulai Januari ini kami bersiap menyalurkan Minyakita untuk wilayah Kalimantan Tengah. Mekanismenya, minyak dari pabrik akan disalurkan melalui BUMN, lalu diteruskan ke jaringan ritel hingga pasar-pasar rakyat yang terdaftar dalam sistem Kementerian Perdagangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, harga eceran tertinggi (HET) Minyakita di tingkat konsumen ditargetkan maksimal Rp15.700 per liter. Namun, proses tata niaga saat ini masih dalam tahap perumusan bersama pihak pabrik dan pemangku kepentingan lainnya.

Bulog, lanjut Budi, hanya menerima alokasi sesuai porsi 35 persen tersebut, sementara 65 persen sisanya berada di luar pengelolaan BUMN. Hal inilah yang diduga masih memengaruhi variasi harga di lapangan.

“Kalau saat ini masih ditemukan harga yang lebih tinggi di pasaran, itu kemungkinan berasal dari distribusi di luar skema BUMN. Kami sedang mempercepat perjanjian kerja sama dengan pabrik serta berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan provinsi terkait titik-titik penyaluran,” ujarnya.

Penyaluran Minyakita nantinya akan difokuskan pada pasar-pasar rakyat dan lokasi yang terdata dalam program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SP2KP). Bulog menargetkan distribusi semakin optimal menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri, ketika kebutuhan masyarakat biasanya meningkat.

Terkait pengawasan harga di atas HET, Budi menegaskan bahwa kewenangan penindakan berada pada instansi pengawas perdagangan, sedangkan Bulog berperan sebagai penyalur dari produsen ke pasar.

“Kami bertugas menerima dari pabrik dan menyalurkan. Untuk pengawasan dan penegakan aturan harga, itu menjadi ranah otoritas perdagangan,” pungkasnya.

(Era Suhertini)

news
P. Raya

Polsek Bukit Batu Lakukan Patroli Jalan Kaki di Area Wisata Lewu Rawan Bahalap  

​​​​​Palangka Raya - Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Bukit Batu, Polresta Palangka Raya, melaksanakan patroli jalan kaki di kawasan objek wisata Lewu Rawan Bahalap, Kecamatan Bukit Batu, Minggu (25/1/2026).  

Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bukit Batu, Ipda M. Hafiizh Ramadhan, menjelaskan bahwa patroli ini dilakukan untuk memastikan keamanan wisatawan serta mencegah potensi gangguan kamtibmas.  

"Kami melakukan patroli dialogis dengan para pengunjung dan pengelola objek wisata guna memberikan rasa aman serta mengimbau agar selalu berhati-hati dan menjaga barang bawaan masing-masing," ucapnya.  

Selain itu, personel Polsek Bukit Batu juga mengingatkan pengunjung untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku di lokasi wisata demi menjaga kenyamanan bersama.  

Dengan adanya patroli ini, diharapkan suasana di Lewu Rawan Bahalap tetap kondusif sehingga wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman. 

(Era Suhertini)