Berita Lain
news
P. Raya

Jaga Sinergitas, Kasatpamobvit Polresta Palangka Raya Hadiri Peresmian Kantor PT Bank Kalteng KCP Kalampangan

Palangka Raya - Kasatpamobvit Polresta Palangka Raya menghadiri kegiatan peresmian kantor PT Bank Kalteng KCP Kalampangan sebagai bentuk menjaga sinergitas dan memperkuat hubungan kemitraan dengan pihak perbankan.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat koordinasi antara Polri dan pihak perbankan, khususnya dalam mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif pada objek vital bidang perbankan.

"Sinergitas dengan seluruh pihak, termasuk perbankan, terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. 

Koordinasi yang baik akan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif," ujar Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kasatpamobvit AKP Suranto, Senin (20/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kasatpamobvit turut menjalin komunikasi dengan pihak manajemen bank serta memastikan hubungan kerja sama dalam bidang pengamanan objek vital dapat terus berjalan dengan baik.

Kehadiran Polri pada kegiatan tersebut menunjukkan komitmen dalam memberikan dukungan keamanan, khususnya terhadap sektor perbankan yang memiliki peran penting dalam pelayanan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polresta Palangka Raya terus memperkuat kemitraan dengan berbagai instansi guna menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung aktivitas masyarakat.

(Era Suhertini)

news
P. Raya

Respon Cepat Laporan Masyarakat, Polsek Sabangau Datangi Kebakaran Lahan di Keranggan Ujung

Palangka Raya - Polsek Sabangau jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya, Polda Kalteng dengan sigap menanggapi laporan masyarakat tentang terjadinya kebakaran lahan pada wilayah hukumnya, Senin siang (20/7/2026).

Para personel piket fungsi pun dikerahkan untuk mendatangi lokasi kebakaran lahan yang berada di kawasan Jalan Keranggan ujung, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. 

Berdasarkan laporan awal di lapangan, Kapolresta, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek, Iptu Agung Setiyanto menjelaskan bahwa api penyebab kebakaran diduga berasal dari lahan sekitarnya yang berjarak sekitar 1 km.

“Kemudian api pun merambat hingga ke lahan di kawasan Jalan Keranggan ujung karena cuaca panas dan angin yang cukup kencang saat siang hari, sedangkan lokasi yang diduga menjadi sumber kebakaran belum mampu diakses menggunakan kendaraan,” jelasnya. 

Penanganan pun dilakukan oleh Polsek Sabangau bersama pihak BPBD Kota Palangka Raya, Manggala Agni dan relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Kalampangan yang juga berada di lokasi kebakaran tersebut. 

(Era Suhertini)

news
P. Raya

Bentengi Pelajar dari Ancaman Radikalisme Digital, Pemprov Kalteng Gandeng Densus 88 dalam MPLS 2026

Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah berkolaborasi dengan Satgaswil Kalimantan Tengah Densus 88 Antiteror Polri untuk memberikan edukasi kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 mengenai bahaya penyebaran paham radikalisme, ekstremisme, dan kekerasan berbasis digital.

Kegiatan yang dilaksanakan secara luring dan daring melalui Zoom ini menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter kebangsaan serta meningkatkan kewaspadaan peserta didik baru SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) se-Kalimantan Tengah terhadap ancaman penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, Terorisme (IRET), serta Nihilistic Violent Extremism (NVE).

Ketua Tim Pencegahan Satgaswil Kalimantan Tengah Densus 88 Antiteror Polri, Iptu Ganjar Satriyono, menegaskan bahwa terorisme tidak berkaitan dengan agama tertentu dan dapat menyasar siapa saja yang minim pemahaman serta literasi kebangsaan.

Menurutnya, generasi muda saat ini menjadi kelompok yang paling rentan menjadi target penyebaran paham radikal. Oleh sebab itu, penguatan wawasan kebangsaan sejak dini menjadi langkah penting agar para pelajar mampu mengenali, menolak, dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan persatuan bangsa.

Dalam materinya, Ganjar juga mengingatkan bahwa media sosial maupun permainan daring kini kerap dimanfaatkan sebagai sarana penyebaran konten kekerasan dan ideologi ekstrem. 

Karena itu, ia mengajak para pelajar untuk lebih bijak menggunakan media digital, meningkatkan literasi informasi, serta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan konten yang mengandung unsur kebencian dan kekerasan.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini terhadap berbagai bentuk penyimpangan yang dapat berkembang di lingkungan remaja, termasuk fenomena komunitas digital yang berpotensi mengarah pada perilaku kekerasan.

Ganjar mengajak seluruh peserta didik untuk terus mengamalkan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Satgaswil Densus 88 Antiteror Polri ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat, bijak dalam bermedia digital, serta mampu menjadi pelopor dalam mencegah penyebaran paham radikalisme dan kekerasan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

(Era Suhertini)

news
P. Raya

Huma Betang Night Semarakkan Hari Jadi Kota Palangka Raya, Satukan Budaya, UMKM, dan Kebersamaan

Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Huma Betang Night dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya. Kegiatan yang dipusatkan di Bundaran Besar Palangka Raya berlangsung meriah pada Sabtu malam (18/7/2026).

Dengan menghadirkan hiburan budaya, ruang promosi UMKM, serta memperkuat semangat persatuan masyarakat. Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menyampaikan bahwa Huma Betang Night merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam melestarikan budaya, memperkuat kebersamaan, serta memberikan ruang ekspresi bagi masyarakat.

Menurutnya, peringatan hari jadi Kota Palangka Raya bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus memperkokoh semangat gotong royong dalam membangun daerah.

"Kota Palangka Raya adalah rumah besar bagi kita semua. Dengan semangat Huma Betang, mari kita terus menjaga persatuan dalam keberagaman, memperkuat toleransi, dan bergandengan tangan membangun daerah yang semakin maju dan sejahtera," ujarnya.

Linae juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama rangkaian perayaan berlangsung. Ia berharap Huma Betang Night menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menghidupkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Selain menjadi ajang hiburan rakyat, Huma Betang Night juga berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) melalui Festival Rakyat Nusantara sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka peluang usaha, meningkatkan daya saing produk lokal, serta menggerakkan roda perekonomian daerah.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Adi Soeseno, dalam laporannya menjelaskan bahwa Huma Betang Night diselenggarakan sebagai upaya menggaungkan nilai-nilai luhur falsafah Huma Betang sekaligus memeriahkan Hari Jadi Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi Kota Palangka Raya.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah pelestarian budaya daerah, ruang kreatif bagi generasi muda, sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Kalimantan Tengah kepada masyarakat luas.

"Huma Betang Night menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkarya, berekspresi, dan ikut menjaga warisan budaya daerah agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman," katanya.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan beragam penampilan seni dan budaya, mulai dari Karungut, Tandak Timang, Rapper Dayak, tari tradisional dari sanggar seni, penampilan band lokal, hingga artis-artis Dayak Kalimantan Tengah yang berhasil menghibur ribuan masyarakat yang memadati kawasan Bundaran Besar Palangka Raya.

Huma Betang Night tidak hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga simbol persatuan dalam keberagaman sesuai falsafah Huma Betang, sekaligus memperkuat identitas budaya Kalimantan Tengah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap semangat kebersamaan, pelestarian budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat terus tumbuh demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin Berkah, Maju, dan Sejahtera.

(Era Suhertini)