Berita Lain
news
P. Raya

Ungkap Kasus Mafia Tanah, Polda Kalteng Amankan 1 Tersangka

PALANGKA RAYA - Kapolda Kalteng Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., melalui Kabidhumas Kombes Pol. K. Eko Saputro, S.H., M.H. mengadakan konferensi pers terkait tindak pidana mafia tanah yang bertempat di Aula Ditreskrimum Mapolda setempat, Kamis (02/02/2023) siang.

Dalam kesempatan tersebut, Kabidhumas didampingi loleh Dirreskrimum Kombes Pol. Faisal F. Napitulu, S.H., M.H. serta turut dihadiri Kepala Badan Pertanahan Nasional Kota Palangka Raya Ir. Y. Budhi Sutrisno, dan Ketua Kalteng Watch Ir. Mengumpul.

Kabidhumas menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tindak pidana mafia tanah berawal dari laporan masyarakat dengan inisial DL perihal dugaan tindak pidana pemalsuan surat yang tertuang dalam laporan Polisi nomor:LP/B/183/VIII/2022/SPKT/Polda Kalimantan Tengah tanggal 12 Agustus 2022.

"Dari laporan masyakat tersebut, menjadi dasar Polda Kalteng melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa dari hasil penyelidikan, Polda Kalteng berhasi mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial MSG (69) yang diduga memalsukan surat Verklaring nomor 23 tahun 1960.

Adapun modus operandinya adalah dengan menggunakan dasar Verklaring nomor:23/1960 tanggal 30 Juni 1960 dengan ukuran tanah 810 Hektare yang mengklaim tanah di Jalan Hiu Putih Kota Palangka Raya serta menyerahkan kepada anaknya dan menjual sebagian tanah kepada orang lain dengan keuntungan materil yang sudah diperoleh kurang lebih Rp 2 Milyar.

Sementara itu, Dirreskrimum menyampaikan, dari tangan pelaku diperoleh barang bukti berupa satu lembar fotocopy legalisir surat Verklaring nomor:23/1960 tanggal 30 Juni 1960 atas nama Goening Sius yang ditandatangani oleh Kepala Kampung Pahandut Abdul Inin, Demang Kepala Adat Kahayan Tengah F. Sahay dan Asisten Wedana Kahayan Tengah J.M. Nahan.

"Selain itu, kami juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu lembar foto copy legalisir surat wasiat dari Goening Sius kepada Madie Bin Goening Sius tanggal 14 Aprlil 1978 dengan diketahui oleh Kepala Kampung Pahandut Basran Asmail dan atas nama Camat Pahandut M.P.P.C.W. Adam," tambahnya.

Kpada tersangka dikenakan Pasal 263 Ayat (1) KUHPidana Atau Pasal 263 Ayat (2) KUHPidana dengan ancaman maksimal enam tahun penjara.

(Mela)

 

news
Kalteng

Kalangan Dewan Minta PBS Taati Perda Tenaga Kerja Lokal

KUALA PEMBUANG - Anggota DPRD Kabupaten Seruyan Bejo Riyanto, meminta agar semua Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang berkegitan di wilayah kabupaten Seruyan bisa mematuhi dan menjalakan peraturan yang telah dibuat terkait tenaga kerja lokal, guna memberikan perioritas bagi warga setempat untuk bekerta di PBS tersebut.

Menurutnya, masih banyak keluhan dari masyarakat sekitar PBS yang kesulitan untuk masuk berkerja di PBS tersebut. Padahal, masyarakat tersebut adalah warga sekitar PBS yang beroperasi di wilayah desanya. Hal tersebut menurutnya harus tidak terjadi sebab kewajiban PBS yang beroprasi di wilayah kabupaten Seruyan harus mampu memberikan manfaat bagi kemajuan wilayah dan masyarakat  Kabupaten Seruyan.

“Kami sangat berharap agar pihak PBS bisa menjalankan tugas dan kewajibanya sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan, terutama terhadap pekerja lokal, Karena kita telah memiliki Perda Nomor 3 tahun 2019 tentang pekerja lokal Hal tersebut seharusnya menjadi acuan bagi pihak PBS untuk perekrutan pekerjanya” Ujar Bejo Riyanto Kamis 2/2/2023.

Dengan adanya Perda yang mengatur diharapkan penyerapan tenaga kerja lokal oleh pihak PBS yang beroperasi di wiliayah kabupaten Seruyan bisa maksimal sehingga bisa mengangkat tarap hidup masyarakat sekitar PBS tersebut.

Sebab menurutnya masih banyak laporan dari masyarakat bahwa kesulitan untuk masuk bekerja di PBS yang beroprasi sekitar desanya, oleh karean itulah pihaknya akan melakukan pengawasan lebih ekstra agar kejadian tersebut bisa diatasi. 

“ terkait keluhan masyarakat ini mungkin sewaktu-waktu kami akan melakukan  sidak agar memastikan keluhan masyarakat tersebut. Sebab kita sudah memiliki Perda yang mengatur Karena dalam Perda tersebut, pihak perusahaan mempunyai kewajiban sampai dengan 75 persen untuk merekrut tenaga kerja lokal, masyarakat yang ber-KTP Seruyan, oleh karena itu kami memiliki tanggung jawab untuk memperjuang hal tersebut, sebab kami merupakan wakil masyarakat,” Punkasnya.

(Giya)

 

news
Nasional

Kondisi SDK Wae Codi Memprihatinkan

MANGGARAI - SDK Wae Codi merupakan salah satu sekolah yang berada di ibu kota Kecamatan Cibal Barat dan sekaligus sekolah  tertua di Kecamatan Cibal Barat Kabupaten Manggarai Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kondisinya kini memprihatinkan .

Bangunan  sekolah  SDK  Wae Codi Kecamatan Cibal Barat  sudah mulai rusak semenjak 7 tahun terahkir ini belum mendapatkan perhatian dari Pemkab Kabupaten Manggarai.

Roderikus Damin sebagai Operator SDK Wae Codi  mengatakan, Kerusakan Bangunan Gedung sekolah ini sudah lama dan pihak sekolah telah mengajukan proposal untuk direnovasi.

Hal senada juga di sampaikan Fidelis Narung, ketua komite yang baru diangkat beberapa bulan lalu , bahwa  kerusakan bangunan Gedung Sekolah SDK Wae Codi semenjak tahun 2015 .

Dan sampai sekarang SDK WAE CODI belum memiliki kepala sekolah yang baru semenjak kepala sekolah yang lama pensiun.

(Ferdy Daud)

 

news
Barut

Bupati H Nadalsyah Berangkatkan 114 Jemaah Umroh

MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara H Nadalsyah membiayai keberangkatan sebanyak 114 calon jemaah untuk melaksanakan Umroh ke Tanah Suci Mekah, Arab Saudi. Pelepasan keberangkatan para Calon Jamaah Umroh oleh Sekda, Drs Muhlis, didampingi oleh Asisten II, Asisten III dan Kepala Perangkat Daerah di rumah Jabatan Bupati, Kamis (2/2/2023).

114 jamaah umroh diberangkatkan menggunakan 4 unit minibus. Direncanakan, Bupati Barito Utara, H Nadalsyah akan menunggu di kediaman pribadi Bupati di Banjarmasin dan akan memberangkatkan para jemaah umroh dari Bandara Syamsyudin Noor Banjarmasin.

Saat melepas rombongan, Sekda, Drs Muhlis menyampaikan permohonan maaf dari Bupati karena pada hari ini beliau tidak bisa hadir untuk melepas jamaah. 

"Insya Allah nanti beliau akan hadir melepaskan jemaah nanti di Banjarmasin, sekaligus dengan acara manasik hajinya," kata Muhlis. 

Sekda juga menyampaikan pesan Bupati untuk selalu berdoa mulai dari awal perjalanan sampai dengan keberangkatan sampai nanti dengan kembali sehingga akan selalu diberikan limpahan rahmat dan karuniai Allah SWT, diberikan kesehatan dan nantinya mendapat umrah yang mabrur. 

"Bapak bupati berpesan agar para jemaah sepanjang perjalanan untuk selalu berzdikir dan berdoa, selalu berhati-hati terutama para sopir. Utamakan kesehatan dan keselamatan," kata Sekda Muhlis menyampaikan pesan Bupati.

Hal itu kata Sekda tentunya agar para jemaah bisa melaksanakan ibadah dengan lancar dan memohon doa kepada jemaah semua, untuk kami yang ditinggalkan di Barito Utara agar selalu diberikan kesehatan. 

"Tolong doakan juga agar kami yang tinggal nanti juga bisa menyusul ke Baitullah," kata Sekda mengakhiri pesan Bupati. 

Selain menyampaikan pesan Bupati, Sekda juga memohon doa kepada para jemaah agar Bupati Barito Utara H Nadalsyah agar cepat pulih dari sakitnya sehingga dapat melaksanakan aktivitas dengan maksimal.

(Syarbani)