Palangka Raya – Sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola sektor pertambangan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyambut hangat kunjungan kerja Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Senin (20/4/2026).
Pertemuan ini menjadi wadah studi komparasi strategis untuk membahas penyempurnaan kebijakan dan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).
Rombongan legislatif dari Tanah Bumbu yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi III, Wayan Sudarma, diterima secara resmi oleh Sekretaris Dinas ESDM Kalteng yang hadir mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas.
Dalam forum diskusi tersebut, Wayan Sudarma menyampaikan komitmen jajarannya untuk merumuskan kebijakan IPR yang lebih solutif dan tepat sasaran. Ia juga menggarisbawahi pentingnya harmonisasi regulasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung ekosistem pertambangan yang sehat.
"Optimalisasi dan kemudahan proses perizinan menjadi fokus kami. Tujuannya adalah memfasilitasi masyarakat agar dapat mengelola potensi sumber daya alam di wilayahnya dengan aman, terarah, dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku," ungkap Wayan.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan Dinas ESDM Kalteng menegaskan bahwa sektor pertambangan tetap menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.
Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong agar setiap kegiatan pertambangan, khususnya IPR, selalu berjalan beriringan dengan jaminan kepastian hukum dan prinsip keberlanjutan lingkungan.
Melalui sinergi dan pertukaran informasi ini, diharapkan pengelolaan IPR ke depan dapat semakin terintegrasi, profesional, serta mampu memberikan dorongan ekonomi yang positif dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat luas.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rapat koordinasi untuk mempersiapkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah yang akan jatuh pada 23 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (20/4/2026).
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, dr. Linae Victoria Aden, menyampaikan bahwa kepanitiaan telah dibentuk dan berbagai perencanaan kegiatan mulai disusun.
Ia menegaskan bahwa meskipun pelaksanaan tahun ini dilakukan dengan prinsip efisiensi anggaran, peringatan HUT tetap diharapkan berlangsung meriah dan penuh makna, tanpa meninggalkan kearifan lokal.
“Kita sudah membentuk kepanitiaan dan mulai menyusun koordinasi. Harapannya, walaupun dalam kondisi efisiensi, peringatan HUT Kalteng tetap dapat dimaknai dengan baik serta melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif berbagai pihak, baik dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun masyarakat. Tidak hanya sebagai peserta, mereka juga diharapkan terlibat langsung dalam pelaksanaan berbagai kegiatan yang digelar.
Sejumlah agenda strategis telah disiapkan untuk memeriahkan peringatan HUT ke-69 Kalteng. Rangkaian kegiatan tersebut di antaranya Festival Budaya Isen Mulang (FBIM), Kalteng Expo, karnaval pawai budaya, serta berbagai perlombaan termasuk olahraga tradisional yang akan mulai digelar sejak April 2026.
Selain itu,sesuai arahan Bapak Gubernur rangkaian kegiatan juga akan mencakup acara keagamaan yang mencerminkan keberagaman di Kalimantan Tengah, serta melibatkan berbagai pihak di luar lingkup Pemprov untuk turut memeriahkan peringatan.
Pada puncak peringatan nanti, akan dilaksanakan upacara HUT yang diharapkan diikuti secara luas oleh berbagai instansi dan masyarakat, sehingga semangat kebersamaan dan kebanggaan daerah dapat semakin terasa.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rapat antisipasi kenaikan harga bahan pokok sebagai dampak dari penyesuaian harga BBM. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (20/4/2026).
Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, pimpinan Bulog Kanwil Kalteng, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP), Kepala Dinas Ketahanan Pangan, perwakilan Bank Indonesia, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Kehutanan , Kepala Dinas ESDM, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Discominfosantik,serta perwakilan Pertamina.
Perwakilan Pertamina Kalteng, Donny Prasetyo selaku Sales Area Manager Retail, menjelaskan bahwa fenomena antrean truk yang terjadi beberapa hari terakhir dipicu oleh tingginya permintaan BBM jenis solar subsidi.
Hal ini berkaitan dengan adanya selisih harga yang cukup signifikan antara solar subsidi dan solar industri yang digunakan sektor pertambangan dan perkebunan di Kalimantan Tengah.
“Setelah dilakukan pengawasan bersama dan penyesuaian harga pada 18 April, kondisi antrean kendaraan, khususnya truk, mulai membaik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sempat terjadi kendala keterlambatan distribusi Pertamax, namun saat ini telah diatasi dengan tambahan pasokan dari depot di wilayah Pulang Pisau yang turut menopang kebutuhan BBM di Kota Palangka Raya.
Pertamina memastikan bahwa pasokan BBM di seluruh SPBU di Palangka Raya dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Donny mengimbau masyarakat agar tetap beraktivitas secara normal dan menggunakan BBM sesuai kebutuhan.
Terkait adanya SPBU yang sempat tutup sementara, dijelaskan bahwa hal tersebut disebabkan proses pengisian ulang stok BBM. Pihak Pertamina memastikan distribusi akan terus dijaga agar SPBU dapat beroperasi secara optimal.
Sementara itu, untuk LPG bersubsidi, Pertamina memastikan tidak ada kenaikan harga dan stok tetap tersedia. Masyarakat diimbau untuk membeli LPG di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui rapat ini, Pemprov Kalteng menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pasokan energi dan mengendalikan dampak kenaikan harga BBM terhadap perekonomian masyarakat.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sattahti) Polresta Palangka Raya melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap seorang tahanan yang mengalami keluhan sakit dan membutuhkan penanganan medis.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan membawa tahanan ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bhayangkara di Jalan A. Yani untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dari tenaga medis.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengawalan terhadap tahanan atas inisial Li yang merupakan tersangka perkara pengeroyokan, guna memastikan proses pemeriksaan berjalan aman dan sesuai prosedur.
“Langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan kondisi kesehatan tahanan tetap terpantau dan mendapatkan penanganan yang diperlukan,” jelas Kasattahti Kompol Erwin Apriadi mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., Sabtu (18/4/2026).
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa yang bersangkutan mengalami keluhan sakit gigi berlubang yang berdampak pada sakit kepala, sehingga diberikan penanganan berupa obat-obatan serta disarankan untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter gigi.
Setelah mendapatkan perawatan, tahanan tersebut kemudian dikembalikan ke ruang tahanan untuk beristirahat dengan pengawasan petugas.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polresta Palangka Raya dalam memastikan pemenuhan hak kesehatan bagi tahanan secara profesional dan humanis.
(Era Suhertini)