Palangka Raya - Personel Polsek Bukit Batu melaksanakan peninjauan situasi kamtibmas pada pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Offroad yang berlangsung di Sirkuit Sukamulya, Tangkiling.
Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya ajang olahraga otomotif tersebut tetap aman dan kondusif.
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan di area sirkuit, mengawasi aktivitas penonton, serta berkoordinasi dengan panitia dan pihak keamanan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bukit Batu Ipda Muhammad Hafiizh Ramadhan menyampaikan bahwa kehadiran personel merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Kami melakukan peninjauan dan pengamanan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Kejurnas Offroad berjalan aman, tertib, dan lancar,” terang Hafiizh, Sabtu (16/5/2026).
Selain memantau situasi keamanan, personel juga mengimbau masyarakat dan penonton agar tetap menjaga ketertiban serta memperhatikan keselamatan selama berada di area sirkuit.
Dengan dilaksanakannya pengamanan tersebut, diharapkan pelaksanaan Kejurnas Offroad dapat berlangsung sukses dan memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta maupun penonton.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Personel Pamapta III SPKT Polresta Palangka Raya bersama piket fungsi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) penemuan seorang perempuan dalam keadaan meninggal dunia di Jalan Garuda V Induk Kota Palangka Raya.
Penanganan tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan masyarakat terkait adanya penemuan mayat di sebuah toko pada Jumat malam.
Berdasarkan informasi yang diterima, korban diketahui berinisial L.I. (62), yang ditemukan dalam posisi terlentang di dalam toko oleh pihak keluarga setelah sebelumnya tidak dapat dihubungi.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Pamapta III SPKT Ipda Muhammad Abrar menjelaskan bahwa personel segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.
“Setelah menerima laporan, personel langsung menuju TKP guna melakukan pengecekan, mengamankan lokasi, mencatat keterangan saksi, serta mengevakuasi korban ke RS Doris Sylvanus untuk dilakukan visum,” terang Abrar, Sabtu (16/5/2026).
Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes dan hipertensi.
Namun demikian, kepolisian tetap melakukan proses penyelidikan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Selama proses penanganan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif serta pihak kepolisian turut memberikan pendampingan kepada keluarga korban.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Kegiatan Hasupa Hasundau Pemilihan Jagau dan Nyai Kalimantan Tengah Tahun 2026 resmi digelar di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (15/5/2026).
Dalam sambutannya, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatantersebut. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian yang setiap tahunnya menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus pembinaan generasi muda di Bumi Tambun Bungai.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. Kegiatan ini merupakan momentum penting dalam mempererat kebersamaan, meningkatkan sinergi, serta memperkuat semangat pembangunan di Provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berkomitmen mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, maju, dan berdaya saing dengan tetap menjunjung tinggi nilai budaya serta kearifan lokal masyarakat Kalimantan Tengah.
Menurutnya, melalui kegiatan Pemilihan Jagau dan Nyai diharapkan tumbuh semangat kolaborasi, kreativitas, dan inovasi dari generasi muda untuk bersama-sama membangun Kalimantan Tengah yang semakin BERKAH, maju, dan sejahtera. Selain itu, masyarakat juga diajak terus menjaga persatuan, kebersamaan, serta semangat gotong royong sebagai implementasi nilai luhur Huma Betang dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Agustiar Sabran mengatakan bahwa Pemilihan Jagau dan Nyai Kalimantan Tengah merupakan agenda tahunan yang menjadi salah satu rangkaian penting dalam Festival Budaya Isen Mulang.
“Kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda sebagai duta budaya dan pariwisata Kalimantan Tengah,” katanya.
Ia menjelaskan, tahun ini kegiatan diikuti oleh perwakilan terbaik dari 12 kabupaten dan 1 kota se-Kalimantan Tengah. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, Nyai Kalimantan Tengah juga berhasil mewakili daerah di ajang tingkat nasional, termasuk Putri Indonesia.
Aisyah juga memberikan motivasi kepada seluruh finalis agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab. Para peserta diminta menjaga kesehatan serta fokus menjalani tahapan penilaian hingga Grand Final nanti.
Selain itu, ia berharap para finalis mampu memperluas wawasan tentang budaya, bahasa, adat istiadat, dan nilai-nilai luhur masyarakat Kalimantan Tengah, sehingga nantinya dapat menjadi duta yang mampu memperkenalkan potensi daerah masing-masing kepada masyarakat luas.
“Kalian adalah wajah generasi muda Kalimantan Tengah yang nantinya akan dilihat oleh masyarakat luas,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan para finalis Jagau dan Nyai tidak hanya memiliki kemampuan dan penampilan yang baik, tetapi juga karakter, wawasan, serta kepedulian terhadap budaya daerah.
Pemilihan Jagau dan Nyai Kalimantan Tengah 2026 pun diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang siap mempromosikan pariwisata Kalimantan Tengah hingga tingkat nasional maupun internasional.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Kegiatan Hasupa Hasundau Pemilihan Jagau dan Nyai Tahun 2026 Provinsi Kalimantan Tengah digelar di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (15/5/2026).
Turut hadir dalam acara tersebut, Pembina Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Adwindo) Kalteng, Wilda Binti mengatakan bahwa para finalis Jagau dan Nyai Kalteng kali ini sangat berpotensi terlihat sejak awal kehadiran mereka.
Ia berharap melalui ajang tersebut dapat melahirkan para wakil Kalteng yang siap tampil di tengah masyarakat serta mampu membawa nama baik Kalimantan Tengah.
Peserta Jagau dan Nyai Kalteng tahun 2026 berasal dari 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah dengan jumlah total sebanyak 26 peserta terbaik yang akan bersaing dalam ajang pemilihan tersebut.
Sesuai jadwal, para finalis nantinya akan menjalani masa karantina di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya mulai tanggal 17 Mei 2026. Selama masa karantina, peserta akan menerima berbagai pembekalan untuk menambah wawasan dan kemampuan, seperti pengetahuan umum, table manner, hingga materi pengembangan diri lainnya.
Selain itu, para finalis juga akan mengikuti test tertulis, wawancara, penampilan unjuk bakat pada tanggal 18 Mei, serta grand final yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Mei 2026 di GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya.
Wilda juga berharap seluruh peserta dapat menjaga semangat dan menjadikan ajang ini sebagai wadah membangun silaturahmi antargenerasi muda, sekaligus menjadi motivasi untuk terus berkembang dan berprestasi.
Sementara itu, Koordinator Pemilihan Jagau dan Nyai Kalteng FBIM 2026, Yeni Juleha menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut mampu melahirkan putra-putri Kalimantan Tengah yang memiliki kualitas dan daya saing hingga tingkat Nasional.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar dapat berkompetisi secara maksimal sebagai wakil terbaik dari kabupaten dan kota masing-masing, serta terus semangat memberikan hasil terbaik demi membawa nama baik Kalimantan Tengah hingga tingkat nasional.
(Era Suhertini)