Palangka Raya - Ibadah dan Perayaan Natal Keluarga Besar PDI Perjuangan Kalimantan Tengah Tahun 2025 berlangsung sukses, khidmat, dan penuh sukacita. Kegiatan yang mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dengan subtema “PDI Perjuangan Terpanggil Menjadi Berkat bagi Keluarga, Masyarakat, dan Generasi di Provinsi Kalimantan Tengah” ini dihadiri kurang lebih 4.000 jemaat, jauh melampaui ekspektasi panitia penyelenggara.Kegiatan Bertempat Di Gedung Serbaguna IAKN ,Jalan RTA Milono Km 6, Kota Palangka raya, Senin (5/1/2025).
Ketua PDI Perjuangan Kalimantan Tengah dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi tingginya atas antusiasme masyarakat, khususnya para simpatisan dan kader PDI Perjuangan di Kota Palangka Raya yang hadir bersama-sama merayakan Natal dalam suasana kebersamaan dan persaudaraan.
“Ini sangat luar biasa dan di luar ekspektasi kami. Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan aspirasi masyarakat Kota Palangka Raya, khususnya kader dan simpatisan PDI Perjuangan yang hadir dalam suka cita Natal malam ini,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, panitia Perayaan Natal juga membagikan hadiah door prize istimewa, di antaranya dari Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, berupa wisata rohani ke Yerusalem bagi penerima beragama Kristen dan ibadah umrah bagi penerima beragama Islam. Hadiah serupa juga diberikan oleh Anggota DPRD Kota Palangka Raya Sigit Widodo.
Lebih lanjut, Ketua PDI Perjuangan Kalteng Yohanes berharap perayaan Natal keluarga besar PDI Perjuangan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga oleh DPC-DPC di seluruh kabupaten dan kota.
“Kami berharap semangat Natal ini dapat terus hidup sepanjang tahun. Selain Natal, pada momentum hari besar agama lainnya seperti bulan Ramadan dengan buka puasa bersama maupun peringatan Maulid Nabi, kami juga ingin terus menghadirkan kebersamaan sebagai wujud toleransi dan persatuan,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa pesan Natal membawa nilai perdamaian, kasih, dan sukacita yang sejalan dengan semangat PDI Perjuangan untuk terus menghadirkan program dan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, terlebih dengan kepengurusan baru yang akan menghadirkan berbagai program ke depan.
Sementara itu, Ketua Panitia Rocky menyampaikan bahwa seluruh rangkaian persiapan perayaan Natal telah dilaksanakan sesuai arahan pimpinan partai dan berjalan dengan baik.“Apa yang disampaikan oleh Ketua PDI Perjuangan telah kami laksanakan. Persiapan Natal berjalan dengan baik dan hasilnya maksimal. Puji Tuhan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung, yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, menyampaikan pesan dari Gubernur H. Agustiar Sabran serta Anggota DPRD Kota Palangka Raya Sigit Widodo terkait pemberian door prize wisata rohani ke Yerusalem dan ibadah umrah bagi dua orang jemaat terpilih.
Leonard juga mengapresiasi terselenggaranya ibadah dan perayaan Natal keluarga besar PDI Perjuangan Tahun 2025 yang berlangsung meriah dan penuh makna.
“Ini adalah perayaan yang luar biasa. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sangat mengapresiasi kegiatan ini. Harapannya, melalui momentum Natal, kita terus memperkuat kolaborasi agar Kalimantan Tengah semakin maju, rukun, dan penuh berkah,” ujarnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan kebersamaan yang berlandaskan falsafah Huma Betang harus terus dijaga dan diperkuat sebagai modal utama membangun Kalimantan Tengah,",Tutupnya.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah (Dishut Kalteng) menorehkan prestasi membanggakan sepanjang tahun 2025 dengan meraih sejumlah penghargaan bergengsi, baik di tingkat nasional maupun daerah. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen Dishut Kalteng dalam mewujudkan pengelolaan kehutanan yang lestari, transparan, dan berpihak pada masyarakat.
Tidak hanya secara kelembagaan, apresiasi juga diberikan secara personal kepada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, atas kontribusi dan kepemimpinannya dalam mendorong pengelolaan hutan berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Di tingkat nasional, Dishut Kalteng meraih Penghargaan Penyelenggara Penyuluhan Kehutanan Terbaik Tahun 2025 pada Musyawarah Nasional Penyuluhan Kehutanan yang diselenggarakan di Jakarta. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dishut Kalteng dan diserahkan oleh Wakil Menteri Kehutanan Republik Indonesia.
Kepala Dishut Kalteng Agustan Saining menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Dishut Kalteng dalam meningkatkan kualitas penyuluhan kehutanan serta pembinaan masyarakat di sekitar kawasan hutan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat peran penyuluhan kehutanan sebagai ujung tombak pengelolaan hutan lestari yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).
Selain itu, Dishut Kalteng juga berhasil meraih Penghargaan Kategori Informatif pada Malam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2025 yang digelar di Palangka Raya. Penghargaan ini mencerminkan komitmen Dishut Kalteng dalam menghadirkan layanan informasi publik yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Di tingkat daerah, partisipasi Stand Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah pada Kalteng Expo 2025 turut menuai apresiasi publik. Stand Dishut Kalteng menampilkan beragam produk hasil hutan lestari serta inovasi edukatif kehutanan yang mengedepankan prinsip keberlanjutan dan kearifan lokal.
Sementara itu, secara personal, Kepala Dishut Kalteng Agustan Saining juga menerima Penghargaan Terbaik I Penilaian Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Efektif dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Penghargaan tersebut diserahkan pada kegiatan yang berlangsung di The Alana Hotel, Bogor, pada Juli 2025, berupa Sertifikat Terbaik I Penilaian KPH Efektif Tahun 2023 berdasarkan hasil evaluasi KLHK.
Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Dishut Kalteng dalam mendorong efektivitas pengelolaan KPH di Kalimantan Tengah yang terintegrasi dengan program pemberdayaan masyarakat serta pengelolaan hutan secara berkelanjutan.
Berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan dan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, yang secara konsisten mendorong penguatan tata kelola kehutanan, pelestarian lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis sumber daya alam berkelanjutan.
Dengan sederet penghargaan yang diraih sepanjang tahun 2025, Dishut Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus mendukung visi pembangunan Kalimantan Tengah yang hijau, berdaya saing, dan berkeadilan.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat capaian kinerja yang positif sepanjang tahun 2025, khususnya dalam pembangunan dan pemulihan infrastruktur jalan serta penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Juni Gultom, saat ditemui di Kantor Dinas PUPR Kalteng, menyampaikan bahwa kondisi kemantapan jalan provinsi saat ini telah mencapai 87 persen, sebuah capaian yang dinilai cukup baik dan menunjukkan tren perbaikan signifikan,"Saat kami temui di ruang kerjanya kantor PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (31/12/2025).
“Pemulihan infrastruktur, terutama jalan di Kalimantan Tengah, menunjukkan pencapaian yang bagus. Jalan provinsi kita saat ini mencapai kemantapan 87 persen. Harapan kita pada tahun 2026, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030, kemantapan jalan bisa terus meningkat,” ujar Juni Gultom.
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 fokus utama Dinas PUPR adalah pemeliharaan jalan yang sudah ada agar tingkat kemantapan dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan di atas 87 persen. Hal ini dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas infrastruktur di tengah adanya efisiensi anggaran nasional.
“Ke depan, penanganan jalan akan lebih diutamakan pada pemeliharaan terlebih dahulu. Dengan kondisi efisiensi anggaran, kita mengerem pembangunan jalan baru agar kemantapan jalan yang ada tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.
Selain infrastruktur jalan, Juni Gultom juga menyampaikan perkembangan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Koni di kawasan Bundaran Besar. Secara fisik, pembangunan RTH tersebut telah selesai 100 persen pada tahun 2025.
“Untuk RTH Koni secara fisik sudah selesai tahun ini. Saat ini kita masih melakukan uji kelayakan, baik dari sisi sarana dan prasarana, termasuk ruang bawah tanah (underground) serta fasilitas lainnya, agar aman dan nyaman dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, meskipun secara fisik rampung, pemanfaatan RTH Bundaran Besar akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Pemerintah Provinsi menargetkan pengenalan dan pemanfaatan awal RTH dapat dilakukan pada awal tahun 2026, sementara pengembangan lanjutan direncanakan hingga tahun 2027.
Menurutnya, keberadaan ruang terbuka hijau sangat penting seiring perkembangan dan dinamika Kota Palangka Raya serta kebutuhan masyarakat Kalimantan Tengah.
“Ruang terbuka hijau dibutuhkan sebagai tempat interaksi masyarakat dan para pemangku kepentingan.
Ini bisa menjadi ruang istirahat, rekreasi, maupun tempat berkegiatan publik, sehingga mampu mendukung kualitas hidup masyarakat,” pungkas Juni Gultom.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) menggelar kegiatan pre release evaluasi kinerja, capaian operasional, serta proyeksi penanganan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) Tahun 2025. Berteman Di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Ragu (31/12/2025).
Paparan pertama disampaikan langsung oleh Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan di hadapan Gubernur Kalimantan Tengah, Wakil Gubernur, Forkopimda, Kodam Tambun Bungai XXII, Sekda Provinsi Kalteng Lamud Iskandar, Kajati, Kabinda, para Kepala UPT jajaran provinsi, pimpinan organisasi keagamaan, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengawali paparannya dengan mengajak seluruh pihak untuk bersyukur atas terselenggaranya kegiatan evaluasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Polda Kalteng tetap berupaya maksimal menjaga stabilitas keamanan meskipun menghadapi keterbatasan sumber daya manusia, sarana prasarana, serta anggaran.
“Dengan segala keterbatasan yang ada, kami tetap memaksimalkan upaya untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat,” ujar Kapolda.
Ia menjelaskan bahwa situasi kamtibmas di Kalimantan Tengah sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif. Secara umum terjadi penurunan angka kejahatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kapolda menyebutkan bahwa meskipun terdapat beberapa kejadian menonjol di daerah, secara keseluruhan angka kriminalitas dapat ditekan.
Berdasarkan data yang dipaparkan, terjadi penurunan crime total jika dibandingkan periode 2024–2025. Namun demikian, terdapat kenaikan jumlah perkara yang ditangani, dari 2.777 perkara menjadi 4.783 perkara pada periode yang sama. Hal ini dinilai sebagai indikasi meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam melaporkan peristiwa hukum.
Di bidang lalu lintas, Kapolda mengungkapkan adanya kenaikan kinerja Satuan Lalu Lintas pada tahun 2025. Ia juga menyampaikan bahwa Polda Kalteng akan menerima penghargaan atas kinerja yang dinilai baik, termasuk dalam mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, meningkatnya aktivitas ekonomi dan usaha di Kalimantan Tengah turut berdampak pada penurunan angka kejahatan.“Seiring meningkatnya perekonomian masyarakat, angka kejahatan juga menunjukkan penurunan,” jelasnya.
Kapolda juga memaparkan data kecelakaan lalu lintas. Pada tahun 2024, korban meninggal dunia tercatat sebanyak 331 orang, sementara pada tahun 2025 menurun menjadi 197 orang atau turun sekitar 40 persen. Namun, korban luka berat mengalami kenaikan dari 84 orang pada tahun 2024 menjadi 152 orang pada tahun 2025, atau meningkat sekitar 44 persen.
Dalam penegakan hukum, Polda Kalteng mencatat total 4.549 perkara, dengan 3.262 perkara berhasil diselesaikan atau mencapai 72 persen. Selain itu, sebanyak 1.085 perkara diselesaikan melalui mekanisme restorative justice. Kapolda menegaskan bahwa penegakan hukum merupakan upaya terakhir atau ultimum remedium setelah pendekatan lain ditempuh.
Terkait praperadilan, sepanjang tahun 2025 tercatat 35 permohonan praperadilan. Dari jumlah tersebut, 16 gugatan ditolak, enam gugatan perdata masih dalam proses persidangan, serta dua perkara berada pada tahap banding, dengan empat gugatan dinyatakan ditolak.
Dalam penanganan kasus menonjol, Kapolda memaparkan pelaksanaan Operasi Penertiban Kawasan Hutan (PKH) oleh Satgas Garuda di wilayah Kalimantan Tengah yang menyasar 309 korporasi. Selain itu, Polda Kalteng berhasil mengamankan 27 pelaku penjarahan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di PT AKPL Kabupaten Seruyan.
Data pengungkapan kasus pencurian TBS mencatat crime total sebanyak 307 kasus, dengan crime clearance 234 kasus dan jumlah tersangka mencapai 516 orang.
Polda Kalteng juga menindak tegas aksi premanisme, termasuk kasus yang melibatkan ormas GRIB Jaya. Dalam kasus tersebut, Polda menetapkan tersangka atas nama Anam Robertson Mujianto dan Yuan Siswanto dengan pasal-pasal sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Terkait mafia tanah, Kapolda menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 Polda Kalteng telah melakukan pengamanan dan penanganan sejumlah kasus yang berkaitan dengan praktik tersebut. Di bidang pemberantasan narkoba, Polda Kalteng juga terus melakukan pengungkapan kasus pada periode 2024–2025.
Untuk tindak pidana korupsi, tercatat sebanyak 13 kasus ditangani. Sementara itu, kasus sumber daya alam (SDA) pada tahun 2025 mencapai 34 kasus, dengan jumlah tersangka 17 orang dan estimasi kerugian negara sebesar Rp4.084.000.000.
Di bidang kejahatan siber (cyber crime), Polda Kalteng sepanjang tahun 2025 tidak hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga pembinaan terhadap netizen sebagai upaya pencegahan dan edukasi digital.
Kapolda menegaskan komitmen Polda Kalteng untuk terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Tambun Bungai.
(Era Suhertini)