Berita Lain
news
Kalteng

RKPD 2027 Tetap Berpedoman RPJMD, Leonard Tekankan Mitigasi Risiko dan Harmonisasi NSPK

Palangka Raya – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menegaskan bahwa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tetap harus mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Rabu (4/3/2026).

Namun demikian, ia menekankan bahwa dokumen perencanaan tersebut wajib disertai mitigasi risiko terhadap kemungkinan perubahan kebijakan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Menurut Leonard, dinamika ekonomi dan fiskal dalam beberapa tahun terakhir menjadi pelajaran penting agar penyusunan perencanaan pembangunan dilakukan secara lebih cermat, fleksibel, dan antisipatif.

Ia juga menegaskan pentingnya harmonisasi dengan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) agar kualitas layanan publik tetap terjaga dan tidak menyimpang dari ketentuan yang berlaku.

Dengan pendekatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan mampu menyusun RKPD 2027 yang realistis, adaptif terhadap perubahan, serta tetap konsisten dengan arah pembangunan jangka menengah daerah.

(Deddi)

news
Kalteng

Pemprov Kalteng Prioritaskan Akses Kesehatan, Perkuat Jaring Pengaman Sosial

Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menempatkan sektor kesehatan sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah. Rabu (4/3/2026).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kebijakan menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi ratusan ribu warga tidak mampu, sekaligus menyiapkan skema darurat bagi pasien yang belum memiliki jaminan kesehatan.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemprov Kalteng berupaya memastikan tidak ada masyarakat yang terhambat mengakses layanan medis karena kendala biaya. Program ini juga menjadi bagian dari penguatan jaring pengaman sosial di daerah.

Pemerintah berharap kebijakan tersebut mampu menjamin seluruh masyarakat Kalimantan Tengah memperoleh hak atas layanan kesehatan yang memadai, sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan secara menyeluruh.

(Deddi)

news
Kalteng

Pemprov Kalteng Dorong Penguatan Sentra KI di Perguruan Tinggi untuk Perkuat Ekonomi Inovatif

Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong penguatan Sentra Kekayaan Intelektual (KI) di lingkungan perguruan tinggi sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekonomi berbasis inovasi.

Penegasan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat membuka kegiatan diseminasi kekayaan intelektual di Batang Garing Ballroom Best Western Palangka Raya, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, pembangunan daerah saat ini tidak lagi hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi harus didorong oleh inovasi dan kreativitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan akademik.

Ia menilai, keberadaan Sentra KI di perguruan tinggi memiliki peran penting dalam melindungi hasil riset dan karya inovatif dosen maupun mahasiswa, sekaligus mendorong hilirisasi inovasi agar memberi nilai tambah ekonomi bagi daerah.

Dengan penguatan Sentra KI, Pemprov Kalteng berharap ekosistem inovasi di Kalimantan Tengah semakin berkembang dan mampu berkontribusi nyata terhadap peningkatan daya saing serta pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan.

(Deddi)

news
Kalteng

Paradigma Pembangunan Kalteng Bergeser, Tak Lagi Andalkan SDA

Palangka Raya – Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menegaskan bahwa paradigma pembangunan daerah kini tidak lagi semata-mata bergantung pada sumber daya alam (SDA).

Hal tersebut disampaikannya saat membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah dalam kegiatan diseminasi kekayaan intelektual di Palangka Raya.

“Pembangunan daerah tidak lagi hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi harus diperkuat oleh inovasi dan kreativitas sumber daya manusia yang memiliki nilai tambah dan daya saing,” ujarnya. Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, inovasi menjadi kunci utama dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kalimantan Tengah. Dengan mengedepankan kreativitas dan hasil riset yang bernilai tambah, daerah dapat meningkatkan daya saing sekaligus memperluas peluang ekonomi baru.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah pun mendorong penguatan ekosistem inovasi, termasuk melalui pengembangan Sentra Kekayaan Intelektual di perguruan tinggi, sebagai bagian dari strategi transformasi ekonomi berbasis pengetahuan.

(Deddi)