Muara Teweh - Dalam rangka peringatan bulan K3 nasional PT Pamapersada Nusantara (PAMA) distrik BEKB melakukan aktivitas donor darah di areal mess PT. Pamapersada Nusantara Distrik BEKB, pada Selasa 03 Februari 2025.
Agenda donor darah ini dilakukan di 2 lokasi yaitu di areal workshop PAMA BEKB dan juga areal mess PAMA BEKB. Adapun agenda ini dilakukan bekerja sama dengan PMI Kutai Barat.
Program ini merupakan program rutinitas tahunan yang dilakukan dengan PMI dalam memperingati Bulan K3 di areal PT Bharinto Ekatama (BEK) khususnya di areal PT Pamapersada Nusantara selaku kontraktornya.
Bayu Handoko selaku sect. Head CSR PT Pamapersada Nusantara distrik BEKB, Jumat 6 Februari 2026 mengungkapkan program donor darah merupakan program yang selalu dilakukan PAMA BEKB setiap tahunnya di PAMA BEKB saat memperingati bulan K3 Nasional.
Harapannya diluar bulan K3 pun tetap bisa dilakukan sehingga karyawan juga bisa rutin ikut kegiatan donor darah ini nantinya diharapkan bisa bermanfaat untuk yang membutuhkan.
Yutisna Selaku perwakilan Palang Merah Indonesi areal Kutai Barat menyampaikan, kami berterima kasih dengan PAMA yang setiap tahun selalu berkolaborasi dengan kami dalam kegiatan donor darah, apalagi saat ini terlihat antusias karyawan perusahaan juga aktif dalam ikut serta dalam kegiatan donor darah tersebut.
Harapannya ini menjadi hal positif dan kerja sama yang baik antara PMI areal Kutai Barat dengan perusahaan. “Untuk darah yang kami dapatkan adalah sebanyak 85 kantong darah dengan jumlah pendonor total sebanyak 90 karyawan.” Ungkap Yutisna.
Ada beberapa karyawan yang belum bisa mendonorkan darahnya karena tensi rendah. Program ini merupakan program kesehatan di perusahaan yang melibatkan karyawan dalam kegiatannya.
(Mardedi)
MUARA TEWEH – Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Utara kembali mengungkap dugaan kasus korupsi di Dinas Pertanian Pemkab Barut. Anggaran proyek 20 Milyar diduga merugikan negara mencapai 1,2 Milyar.
Hal ini diungkap Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara, Fredy Feronico Simanjuntak, S.H., M.H., di kantor Kejaksaan Negeri Barito Utara, Rabu (4/2/2026). "Kita resmi meningkatkan penanganan dugaan korupsi proyek pengadaan hewan ternak pada Dinas Pertanian Barut ke tahap penyidikan," kata Fredy Feronico.
Menurut keterangan Kejari Barut, proyek tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2025, dengan nilai pagu anggaran mencapai Rp20 milyar. Berdasarkan hitungan sementara, kasus ini menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 1,2 Milyar.
"Peningkatan status perkara dilakukan setelah jaksa menemukan bukti permulaan yang dinilai cukup. Hal tersebut dituangkan dalam Surat Perintah Penyidikan yang telah kita diterbitkan," tegas Kejari Barut.
Disebutkan, tim penyelidik telah meyakini adanya peristiwa pidana dalam pelaksanaan proyek pengadaan ternak tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tim telah mengantongi bukti permulaan yang cukup, sehingga perkara ini di tingkatkan ke tahap penyidikan.
Hingga saat ini, penyidik kejaksaan telah memeriksa sedikitnya 24 orang saksi dari berbagai unsur. Mulai dari penyedia barang dan jasa, pejabat dinas terkait, kelompok tani penerima bantuan, hingga pihak lain yang dinilai mengetahui pelaksanaan proyek.
Selanjutnya, setelah perkara masuk ke tahap penyidikan, jaksa akan memperluas pemeriksaan, termasuk memanggil saksi tambahan, menghadirkan ahli, serta mendalami peran masing-masing pihak yang terlibat.
"Kejaksaan akan penetapan tersangka setelah alat bukti terpenuhi. Kami akan menangani perkara ini secara profesional dan transparan hingga tuntas,” pungkas Kajari Barut.
(Mardedi).
Muara Teweh - Perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit dan Pabrik Pengelolaan Kelapa Sawit (PKS) di kabupaten Barito Utara PT. MULTIPERSADA GATRAMEGAH tak henti memberikan kontribusi untuk Desa yang berada sekitar wilayah operasionalnya, kali ini PT. MULTIPERSADA GATRAMEGAH membantu 20 unit tandon air untuk masyarakat di Desa karamuan. Bantuan tersebut langsung di berikan oleh Humas PT. MULTIPERSADA GATRAMEGAH Bapak Zico Pradana yang di terima oleh kepala Desa dan masyarakat RT 04 Desa Karamuan.
Kepala Desa Karamuan Agusminto melalui media mengucapkan Terima kasih yang sebesar besarnya kepada PT. MULTIPERSADA GATRAMEGAH yang tak henti membantu Desa Karamuan. "Desa Karamuan khusunya di RT 04 desa Karamuan sangat membutuhkan tandon air untuk menyimpan air bersih yang layak dan kami sangat berterima kasih kepada PT.MULTIPERSADA GATRAMEGAH yang telah membantu sarana dan prasarana kami ungkap Agusminto di desa Karamuan," ujarnya.
Terpisah, Pimpinan PT. MULTIPERSADA GATRAMEGAH Andiko menyampaikan kepada awak media menyampaikan, "kami terus menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat desa supaya kami dapat mengidentifikasi kebutuhan masyakarat di lapangan, kali ini kami memberikan 20 unit tandon air, harapan kami pemberian bantuan tandon ini dapat menyimpan air bersih.”
(Mardedi)
Muara Teweh - PT. MULTIPERSADA GATRAMEGAH (PT.MPG) Perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit dan Pabrik Pengelolaan Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten Barito Utara, kali ini PT. MULTIPERSADA GATRAMEGAH membantu 10 unit tandon untuk penampungan air bersih di Desa Makunjung.
Bantuan tersebut langsung di berikan oleh Humas PT. MULTIPERSADA GATRAMEGAH (DENOK) yang di terima oleh kepala Desa Makunjung bantuan akan di pergunakan di sarana ibadah dan sekolah yg ada di Desa Makunjung, Kecamatan Barito Tuhup Raya, Kabupaten Murung Raya.
Kepala Desa Makunjung, Syamsu melalui awak media mengucapkan Terima kasih yang sebesar besarnya kepada Perusahaan PT.MULTIPERSADA GATRAMEGAH yang turut berkontribusi dalam pembangunan di Desa Makunjung, ditambahkannya semoga hubungan baik yang selama ini sudah berjalan akan tetap harmonis dan dalam menajalankan operasionalnya perusahaan PT. MULTIPERSADA GATRAMEGAH selalu diberikan kelancaran.
Pimpinan PT. MULTIPERSADA GATRAMEGAH Andiko pada kesempatan yang berbeda menyampaikan "kami terus menjalin komunikasi yang baik terhadap stackholder kami, di kesempatan ini kami menyalurkan 10 unit tandon untuk penampungan air bersih kepada Desa Makunjung, kami berharap pemberian bantuan tandon ini dapat dipergunakan dan bermanfaat bagi masyarakat di Desa Makunjung”.
(MARDEDI)